Diuber Janda
Ia tak mau sama, ia ingin mendapatkan perawan ting-ting, bukan bekas siapa-siapa.
Agar dia bisa lebih percaya diri dan pamer pada teman-temannya, saat ia pulang ke Yogya nanti. Sepertinya memang harus dicoba dulu berjalan dengan Jihan, jika tak mampu, baru lambaikan bendera kuning.
"Berangkat, Bang Amin," tegur Mbak Katini pagi ini. Janda tanpa anak itu tengah menyapu teras kontrakannya.
"Iya, Mbak," jawab Amin sambil tersenyum.
Hot Chapters