Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
White Love

White Love

jawabnya seraya membelai lembut hijab Mutia. "Oh, iya kak, hampir lupa. Minggu depan Kak Zidan pulang ke Indonesia untuk menghadiri seminar," ujar Naura bersemangat. "Rasanya udah nggak sabar pengen cepet ketemu Kak Zidan." Tampak binar di wajah gadis itu. Hatiku terasa panas seketika, entah ada hubungan apa antara Zidan dan Naura. Apakah semuanya sudah berubah? Apa hatinya telah berubah juga?
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
Nasib calon menantu salah alamat

Nasib calon menantu salah alamat

seru Nara begitu mendengar suara Zia. Zia yang sedang asyik menikmati camilan malamnya berupa sepiring mi instan ditemani film kesukaannya, mengerutkan dahi, ”Mau ngapain?” tanyanya dengan mulut penuh.\ “Besok saja ceritanya ya. Ingat ya besok pagi.” kata Nara lagi mengingatkan. # “Dirimu belum mandi ya?” tebak Zia yang terpaksa bangun, membuka pintu kamarnya sambil menguap lebar.
9.928.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
Kapan Kamu Menyentuhku?

Kapan Kamu Menyentuhku?

Bersambung. Mohon maaf bacanya borongan ya. Masih beberapa bab lagi Nuri dan Dika tamat besok ya
1054.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

Sekali lagi Nabil memperjelas. “Iya, deh. Tapi papa mau tau penampakannya, bisa kan kamu bawa dia besok kesini?” Kebetulan besok hari sabtu, dan Nabil tidak bekerja, juga tidak memiliki kegiatan apapun. Tapi apa harus secepat itu papa mengenal Keyzia? “Iya, Pa, aku usahain,” kata Nabil memberi keputusan.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
Wanita Hina Bernama Nania

Wanita Hina Bernama Nania

Budi menangkap raut Nyonyanya yang tak puas. Nania menarik napas. Dia tak yakin apa yang ada di pikirannya sekarang pantas untuk disebut masalah. "Ya sudah, Bi Hanna. Saya pergi dulu, ya." Nania tahu,tak ada gunanya dia berdebat.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
Pengorbanan istri sang presdir tampan

Pengorbanan istri sang presdir tampan

tanya Mizan "Hari Sabtu sekarang?" tanya Zahra balik? "Iya akan aku usahakan kebetulan hari Sabtu nanti aku tidak terlalu sibuk, tapi aku tidak bisa janji takutnya ada hal dadakan penting yang harus diurus, tapi akan aku usahakan datang tepat waktu." "Baiklah kalau begitu aku berangkat dulu," "Iya sudah hati-hati di jalan dan semangat bekerjanya," Zahra pun mengantarkan Mizan sampai ke teras rumah.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

IMAS POV “Jadwal ngejob hanya besok sama lusa, Bel?” tanyaku sambil melihat buku catatan yang selalu kubawa setiap hari. “Iya, Teh.” Abel menjawab sambil bermain ponsel. “Tanggal berikutnya?” “Untuk tanggal berikutnya belum ada, Teh. Tapi akhir bulan tanggal dua tujuh sama tiga puluh ‘kan kita ngejob di Pasir Lisung sama Ciherang.”
1060.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

"Mas Zayyan tidak 'humm?" Lanjutannya besok, MyRe. Semangat ….
1087.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe. Mohon maaf untuk bab 15, dan tolong jangan dibaca dulu. Bab tersebut bukan bab dari cerita ini, CaCi salah up. Sekarang sedang proses revisi, tetapi karena besok hari Minggu dan editor libur mungkin hari Senin baru revisinya direview oleh editor. Mhn Maaf sekali lagi, MyRe. 人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•
ryutaa
12-8-25 23:40 done kelar baca novel ini hehehe cerita disini jg ada spilannya nindi n cacan makasih ya kak,ceritanya seru semua... cuma agak gmna gitu giliran mendekati ceritanya zana-ebrahim typo nya banyak bngt hiks T.T tp ku suka kok wlwpun kadang kesel pas Nemu typonya ahaha. maapken ya caci
Baca Semua Ulasan
Malam Panas Tak Terlupakan dengan Konsulenku

Malam Panas Tak Terlupakan dengan Konsulenku

"Mereka ikut mati bersama ibu dan ayah. Meskipun sebenarnya mereka tidak benar-benar mati." Kembali Rifai dan Nirina saling pandang. Nirina menarik napas panjang, meraih tangan Nara dan meremasnya dengan lembut. "Besok kita kesana, ya! Berdua dulu, nanti kita berkunjung lagi bareng-bareng sama Wilson juga." "Be-besok?" tanya Nara tidak percaya. "Ya! Besok. Sepulang praktek kita mampir ke sana."
9.9110.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Nizar menoleh tepat setelah melap tangannya. "Ada apa, Sayang? Kok, mukanya kayak lagi senang gitu? Tadi datar aja." "Coba tebak, kenapa aku senang banget hari ini?" Alamak, perempuan kalau suruh nebak itu susah. Nizar seketika gugup, melipat bibir mencoba memutar otak demi bisa menjawab dengan benar. "Karena sekarang hari minggu, jadi kamu bisa melihat aku sepanjang hari?" tebak Nizar ragu. Sangat ragu.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai nirina zubir hari ini esok dan seterusnya hes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status