Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bocil Tajir

Suamiku Bocil Tajir

ucap Keyla yang tiba-tiba ikut menonton rekaman video Elang. Atika melirik rekan kerja sekilas lalu kembali melihat layar ponselnya. Meski Atika dan Elang bertemu setiap hari, tetapi benar apa kata Keyla. Melihat Elang dalam balutan kemeja putih dengan celana putih sambil memainkan piano, pria itu mengeluarkan kharisma tersendiri. Bahkan rambut di dahi Elang yang mulai panjang dan hampir menutupi alis matanya, memberikan debaran kencang di jantung Atika. "Chopin Nocturne Op 9 No. 2. Dia punya bakat dalam musik juga ternyata," komentar Daffa yang entah sejak kapan sudah berada di belakang Atika dan Keyla.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai not fur elise pianika
Baca
+Pustaka
Fur Lyra - Yang digariskan untuk hancur

Fur Lyra - Yang digariskan untuk hancur

Tapi meski begitu, tidak ada yang bisa membenarkannya karena partitur musik ini baru ditemukan 40 tahun setelah Beethoven meninggal. Meski memiliki alunan musik yang indah, kisah di baliknya amat misterius. Kemudian, memori di masa lalu itu kembali menyergapku. "Judul musik ini memang Fur Elise. Tapi kalau Kakak yang memainkannya, judulnya menjadi Fur Lyra." Kali ini aku sungguhan pergi ke toilet. Dan menangis sesenggukan disana. *** Mataku bengkak. Sial. Ini jelas bukan saat yang baik untukku kembali ke pesta itu. Apa yang akan dikatakan orang tuaku?
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai not fur elise pianika
Baca
+Pustaka
Dulu Dibuang, Kini Dicari

Dulu Dibuang, Kini Dicari

Langkah Cantika terhenti saat melihat piano berdiri kokoh di sudut ruangan. "Waah, apakah itu piano?" tanya Cantika kagum. Bara menghentikan langkahnya. Balik badan dan menjawab, "bukan. Itu gitar. Tentu saja itu piano." Mata Cantika masih menatap kagum benda itu. "Apa kau ingin melihat lebih dekat?" tanya Bara. Cantika mengangguk - anggukan kepalanya. Mereka pun berjalan mendekat.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai not fur elise pianika
Baca
+Pustaka
Fixing The Shattered

Fixing The Shattered

Ia mengerjap-ngerjapkan matanya dan menoleh ke arah jendela di mana Rian duduk di dekat sana sedang bermain piano, memainkan musik klasik Fur Elise milik Beethoven. Sosoknya diterangi oleh cahaya matahari yang masuk lewat jendela, membuat tubuhnya terlihat megah, gagah dan karismatik. Anna terpana sejenak seraya memperhatikan punggungnya yang bergerak-gerak mengikuti tangannya yang lincah bermain piano. Menyadari kalau ada yang sedang memandanginya, Rian berhenti bermain dan berbalik. “Selamat pagi.”
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai not fur elise pianika
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona CEO Dingin

Terjerat Pesona CEO Dingin

Sebuah pintu kayu terbuka, memperlihatkan ruangan dengan sentuhan elegan. Di tengah ruangan, sebuah piano klasik berdiri megah dengan kain penutup yang masih membalutnya. Mikhail berjalan mendekat, lalu perlahan membuka kain itu, menyingkap kilau hitam mengilap permukaan piano tersebut. "Wah, ada piano?" seru Astoria, kegirangan. Matanya berbinar penuh antusiasme.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai not fur elise pianika
Baca
+Pustaka
Istriku, Jangan Lari Dariku

Istriku, Jangan Lari Dariku

Layla tidak pernah membayangkan Esme akan melontarkan pertanyaan langsung ke wajahnya, tapi dia hanya bisa mengumpati Esme dengan jahat dalam hatinya. Esme berdiri dengan ringan dan berjalan di depan Layla. Suaranya tidak terlalu keras, tapi cukup jelas untuk didengar oleh sebagian besar orang yang hadir. “Kakak, sebenarnya instrument senar ini bukan kecapi, itu adalah harpa Cina.” Esme bisa membedakan antara mereka, tapi … apa sih, itu piano? Ekspresi Layla berubah saat dia melihat dengan bingung pada Esme. “Bagaimana kamu tahu itu harpa?”
1030.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai not fur elise pianika
Baca
+Pustaka
Dulu Pembulinya, Kini Wanita Mainannya

Dulu Pembulinya, Kini Wanita Mainannya

“Minggir, Stacy. Sasya mau gendong juga!” “Cepetan difoto!” “Hmm… harumnyaa~” “Oh, oh! Dia senyum! Buruan difoto!” “…” “M-Mahkotanya jatuh!” Sambutan paling meriah dengan urutan: 1. Classic biola Argenvale Symphony-Set 2. Grand Piano Elmont Grand-Pearl Edition 3. Diiringi Harpa kristal, terbaru dari Elarisse H-12 Concert Series
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai not fur elise pianika
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Rain (angg_rainy)
Terima kasih yang sudah baca Samuel-Sienna sampai tamat, hatur thankyou ...🫶🏿 Maaf jika masih ada typo dan kekurangan, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan, cieh. Untuk yg mau baca karyaku yg lain, author ini multi nasional ko, eh multi platform, bisa di Novelt**n, Victi*, Dr**me, H*nov*l, dll
widurindriarti
Suka banget sma kombinasi keduanya Sienna awalnya sosok yang menguasai trnyata yg dy siksa stiap hari Samuel adl macan tidur. Kondisi berbalik Samuel yang menguasai permainan...... Very nice dark romance
Baca Semua Ulasan
Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

“Ini ruangan musik. Den Mas sengaja ingin punya satu ruangan khusus untuk menyalurkan bakat dan hobi bermusiknya.” Aku berjalan ke tengah lalu menyentuh sebuah medium grand piano hitam yang masih mulus. Penutup atasnya bertuliskan ... "Lois's Fazioli Piano." “Masih ada piano dan gitar saja, Mbak. Den Mas belum punya waktu membeli alat musik yang lain. Kalau piano ini sudah lama dibeli dan biasanya ditaruh di rumah Eyangnya.” "Berarti Lois bisa bermain piano?"
1095.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai not fur elise pianika
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
Redmi 9A
bodoh jadi liliyah..pergi lah ke luar negeri..buat hidup mapan seperti lubis..biar nggak ingat lubis selalu..kembali jakarta dgn kesuksesan..tunjukkan pada lubis dan romonya..hubungan dgn ishak lagi..tambah menjauh lubis nanti..krn lubis pasti suruh orang untuk pantau liliyah
Haniocta_
Wah, Semoga Lilyah mendapatkan kebahagiaanya ya walaupun harus nikah karena terpaksa. Dan semoga Lois mencintai dan menyayangi Lilyah. Keren banget thor ceritanya. Semangat terus ya buat kakak authornya (^_^)
Baca Semua Ulasan
MISTERI PIANO

MISTERI PIANO

Dengan langkah berat, Aulia zia berjalan menuju ruang musik bersama teman-teman sekelasnya. “ Kenapa kita harus mempelajari Piano? Sementara, kakak kelas tingkat dua saja boleh mempelajari alat musik selain Piano, misalnya biola & saksofon?” Aulia zia menggerutu kesal, saat kakinya tinggal beberapa meter dari ruang musik. “ Berhentilah menggerutu & tutup mulutmu rapat-rapat.” Suara dingin khas Ratna menginterupsi dengan kejam.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai not fur elise pianika
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Si Kaya

Terjebak Cinta Si Kaya

kata Elisa merasa tak percaya diri. "Nggak apa-apa... Justru nanti yang lain bisa kenal kamu kan lewat Art Show itu," kata Niken, lalu menunggu jawaban dari Elisa yang masih berpikir. "Ayolah... masa aku sendiri nanti main piano di depan?" Niken masih saja berusaha membujuk Elisa. "Kamu yang iringin pake piano?" tanya Elisa dengan sedikit terkejut. Niken menganggukkan kepalanya.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai not fur elise pianika
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status