Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

lelah? Aku mematikan ponsel kembali. * Malam itu, hujan turun mendadak. Derainya membasahi atap rumah kayu, menciptakan irama yang menenangkan sekaligus menyiksa. Kilat menyambar di langit laut. Dan aku… berdiri di depan jendela, mengusap perut. “Kita harus sama-sama bertahan, walau sulit,” bisikku pada udara.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Angin bertiup ke arahku, aku memejamkan mata, seakan-akan aku masih bisa mendengar tawa putriku dan suara David yang berkata padaku untuk hati-hati. Namun, kali ini tidak ada seorang pun menemaniku. Aku duduk sendirian, merasa pusing dan kurasa aku akan segera meninggal. Aku mencoba membuka mataku, tetapi dunia semakin buram. Dengan gemetar aku mengeluarkan ponselku, menggunakan sisa tenagaku untuk menghubungi nomor yang sudah lama tidak kuhubungi. Tut... Tut... Aku tidak dapat menahannya lagi, ponselku tergelincir dan semua yang ada di hadapanku menjadi gelap.
11.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

“Amiiin” Suara hujan dan petir sayup-sayup terdengar. Hanna dan Sri ayik menikmati teh sambil menatap betapa hujan telah membuat aktivitas kota jauh di bawah sana sepi dan sunyi, hanya sesekali kendaraan lewat. Dari dalam apartement Hanna terlihat jelas sekali sendunya suasana bumi ketika hujan turun. Ketika manusia-manusia tidak berlalu lalang di bawah langit. "Eh Han, aku masih belum habis pikir, kok bisa sih si Andrewi itu sampai segitunya. Maksudku sampai mempengaruhi psikologisnya dia?"
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

“Ah, sepertinya hari ini hujan lagi.” Aku menghentikan lamunanku dan ikut menatap keluar jendela. Awan gelap menggantung di langit sebelah barat. Kualihkan pandanganku ke Noah. Wajahnya terlihat masam. Noah memang sangat tidak suka hujan. “Apa sih yang membuatmu tidak suka hujan? “ “Siapa yang bilang aku tidak suka hujan?”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
Pacar Pura-Pura

Pacar Pura-Pura

ucap kakak galak yang sangat penasaran Tunggu kelanjutannya yah dan jangan lupa untuk share ke teman-teman kalian supaya teman kalian bisa abca cerita ini dan bisa saling sharing sama kalian dan jangan lupa untuk baca novel yang satunya yang judul Rain ada di good novel juga
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
ANILA - Kutukan Angin

ANILA - Kutukan Angin

[sebab hujan, selalu buatku tenang] [dengan hujan, teriakku tersamarkan] [tanpa hujan, tiada kehidupan] [tanpa hujan, tiada kedinginan] [tanpa hujan, tiada nikmat Tuhan yang indah [tanpa hujan, tak akan ada cerita,] [tanpa hujan, tidak akan ada pelangi] [tanpa hujan, tiada rasa ketakutan,] [tanpa hujan, petir tak akan datang,] [dari hujan, dapatkan kebasahan] [dari hujan, semua dapatkan makanan,] [karena hujan, aku jadi banyak belajar] [karena hujan,] [Ingatkan ku akan–] saat di puncak rasa untuk menuliskannya tiba-tiba Anila terganggu oleh ketukan sebuah pintu Tik tok tok!
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
Putri Sahabatku dan Apel Beracun

Putri Sahabatku dan Apel Beracun

Sebatang timun yang besar jatuh dari sela kedua kakinya. Hal yang paling mengejutkanku adalah timun itu tampak berkilauan dan basah .... Setelah jatuh ke lantai, timun itu menggelinding tepat ke hadapanku. Masih dalam kondisi linglung, aku membungkuk dan secara refleks hendak memungut timun yang basah itu dari lantai. Sinta menjerit kaget. Dia langsung tersadar dan berlari secepat kilat menuju kamar tidur ....
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Gadungan Sahabatku

Menjadi Istri Gadungan Sahabatku

tanyaku sambil berdiri, berniat mendekati lemari bukunya. Dia menguap lebar. Aku pun mengerti, dia tidak perlu dibacakan buku. “Selamat malam, Om.” “Selamat malam, Nak.” Bangun pada keesokan harinya, aku mendesah keras melihat hujan turun dengan deras. Aku tidak bisa joging apalagi berenang. Untuk membuang bosan, aku mengambil tablet dan melihat berita terbaru. Aku terkejut melihat ada satu hal yang menjadi topik utama semua media berita daring.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 602 kali sebagai novel apapun selain hujan
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Meina H.
Hai, teman-teman. Terima kasih sudah melirik, bahkan membaca karyaku ini. ♡ Selama bulan Maret, aku akan menambah dua bab per hari, ya, jika tidak ada kendala yang berarti. Silakan berkomentar bila ada saran atau kritik untukku selaku penulis. Menanggapi cerita juga boleh. Selamat membaca. (=∩_∩=)~♪
Melisa
Wkwkwkwkkwkk suka kentut. Jadi ingat dlu masih sekolah suka banget kentutin temen...... 1 hal yg aku suka di crta ini krna mereka sangat menyayangi keluarga msing2 sllu support n nikahnya di gereja. Jrg banget baca novel yg nikahnya di gereja selalu ijab kabul
Baca Semua Ulasan
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

Suaranya yang datang dari kejauhan, airnya yang dingin dan membuatku tidak bisa pulang, aku benci semua itu. Etalase apotik terasa gelap, apa mereka sedang mengejekku yang tak memiliki masa depan terang? Aku ingin berprotes kepada Tuhan, kenapa sengsara yang aku terima ini digenapi oleh hujan? Atau sebenarnya aku malu saat bertemu dengan hujan karena hujan pernah menyaksikan aku menjadi istri yang tidak pernah diinginkan? Ada daun delima yang gugur tertiup angin, tempiasnya masuk dan singgah membasahi lantai apotek yang harusnya bersih.
9.9188.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian

Dia memandang langit kelabu di atas sana, yang siap menumpahkan tangis seperti yang dia lakukan. Benar saja, baru beberapa langkah memasuki area alun-alun kota, tangisan dari langit pun turun membasahi bumi. Jika orang lain berhamburan mencari tempat untuk meneduh, lain hal dengan gadis yang tak lain adalah Jenna tersebut. Dia memilih membiarkan tubuhnya dibasahi air hujan. Seolah air hujan yang membasahi tubuhnya, akan meredakan segala perasaan yang menggebu dalam dada.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai novel apapun selain hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status