Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Lintang diminta untuk membagikan filosofi Tanah dan Langit, sebuah refleksi yang ia pelajari dari para petani, nelayan, dan tetua dari berbagai tempat—Buton, Papua, Korea, dan kini, Jepang. Ia berdiri di depan mereka. Dalam keheningan, ia membuka dengan puisi: "Langit bukan hanya atap Ia adalah kitab yang tak tertulis Tanah bukan hanya alas Ia adalah tubuh ibu yang setia Di antaranya, kita berdiri Bukan untuk menaklukkan Tapi untuk merawat" Semua hening.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as novel filosofi teras
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

> “Aku bilang ke mereka: ini orang susah diajak kerja ‘kalau idealismenya dipinggirkan’. Tapi mereka bilang, justru itu yang bikin Kang Bumi otentik.” Rio berdiri, mulai berjalan kecil di sekitar ruangan. > “Kang... film sekarang bukan lagi soal cerita dari A ke Z. Itu sudah lewat. Sekarang yang dicari tuh: lapisan—filsafat lokal, budaya minor, nilai hidup yang gak bisa dijelaskan pakai teori barat. Cerita tuh cuma kendaraan. Yang dibawa itu rohnya.”
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as novel filosofi teras
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

Bahkan disiksa sekalipun dia harus tetap mampu mengendalikan amarah dan tetap menjaga sikap. Apalagi jika urusannya nyawa, bunuh-membunuh. Karena dalam pemahaman Zimat, nyawa itu kewenangan penuh milik Tuhan. Jika Nay memakai naga bumi untuk membunuh, artinya dia telah lancang mengambil kewenangan Tuhan. Itu kesalahan paling fatal yang tidak termaafkan. Dosa yang tidak bisa ditebus meski dengan memberikan nyawanya sendiri sebagai ganti. Menjelang malam bis yang mereka tumpangi Sampai di terlimal lawas kota Genteng. Mereka naik dokar---kereta kuda--- menuju utara, menuju Lembah Biru. Sepanjang perjalanan mereka hanya diam, sibuk dengan fikiran masing-masing. ********
104.5K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as novel filosofi teras
Read
+Library
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

Dia menegakkan postur tubuhnya dan melipat kedua tangannya di depan dada bidangnya. "Masalah penulisan novel ini persis sama dengan masalah skripsi kamu yang tidak kunjung selesai," ucap Argan dengan nada suara yang seketika berubah menjadi lebih tegas. "Maksud Bapak bagaimana?" tanyaku bingung karena dia tiba-tiba membawa urusan tugas akhir kampus ke dalam pembahasan novel.
825.9K viewsOngoingAdded to Library 931 Times as novel filosofi teras
Read
+Library
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

“naskah apa?” “naskah pertama. buku yang ditulis sebelum dunia ini ada. siapa pun yang bisa membacanya… bisa menulis ulang realitas dari awal.” riven melangkah mendekat. “apa ini… akhir dari semua buku?” liora menatapnya dalam-dalam. “bukan, riv. ini awal pertarungan yang sebenernya.”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as novel filosofi teras
Read
+Library
TEROR BUNGA TASBIH HITAM

TEROR BUNGA TASBIH HITAM

Terdengar pintu ditutup dengan keras. Sejenak suasana menjadi hening. Evan dan Willy menatap Pak Rudi dengan tatapan dingin. "Apa Papa nggak ingin cerita sesuatu tentang Isco dan Theodora?" tanya Willy datar. Flashback 29 tahun lalu ....
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as novel filosofi teras
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

” Ustaz Ahsan menjawab sendiri pertanyaan kali ini. “Tidak,” katanya, “Justru berkembangnya filsafat itulah yang mendorong para pemikir menggali ilmu pengetahuan baru yang pada akhirnya memunculkan inovasi dan terobosan di berbagai bidang kehidupan. Jadilah peradaban Islam sebagai etafeta yang menjembatani era klasik Yunani hingga bisa sampai kepada era kebangkitan di Eropa yang dikenal dengan sebutan Ranaissance. Inilah yang kadang luput dari kesadaran kita semua.”
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 398 Times as novel filosofi teras
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Read All Reviews
Tesis Filantropis

Tesis Filantropis

Henry kembali mengelus-elus kepala Erroll. "Hey, anjing jantan tua berbintik. Menurutmu apakah harus kumulai lagi permainan benang merah ini?" Buku kecil tersebut kemudian ia buka kembali. Tidak banyak lembar halaman yang diisi oleh si pemilik. Hanya ada 4. Itu pun hanya jejeran nama-nama yang sebagian besarnya belum Henry ketahui dan hampir nihil tertera di berbagai situs web dan artikel-artikel yang ada.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as novel filosofi teras
Read
+Library
Rembulan di Langit Kinanah

Rembulan di Langit Kinanah

"Tidak perlu. Aku cuma penasaran judulnya saja. Karena tulisannya terhalang jari tanganmu." "Buku ini tentang filsafat Islam." Ammar mengangguk-angguk. Zea meraih ponselnya yang berdering. Ada pesan masuk dari seseorang. Usai membaca pesan itu, dia menaruh ponselnya ke dalam ransel cokelatnya. "Sepertinya aku pamit dulu." Pria itu menatap buku bacaan yang dipegang Zea, lalu mengernyitkan dahi. "Ra-yeh fein? (Mau ke mana?) Bukannya tadi kamu lagi baca buku?"
2.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as novel filosofi teras
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Haru memenuhi ruang hatinya. Diletakkannya kembali buku berwarna hijau tersebut dan bergeser ke lemari sebelah kanan. Buah pikiran Kierkegaard, Nietzsche, Sartre, Dostoevsky, Heidegger, Merleau-Ponty, dan tokoh lain dari berbagai aliran filsafat meramaikan jajaran bukunya. Sebuah lengkungan tercipta di bibir Jovita, teringat kesan pertamanya saat bertemu Joseph. Pria itu lebih mirip pemain band dibanding pecinta buku-buku filsafat berat seperti ini.
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as novel filosofi teras
Show Reviews (64)
Read
+Library
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Read All Reviews
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status