Menikahi Luka
Melihat wajah pria itu saja dia tidak mau, bagaimana mungkin bisa melayaninya, sedangkan rasa cinta dan kesiapan tidak adalah poin utama dalam pernikahan.
Hanum berpura-pura pergi ke kamar mandi, demi bisa keluar kamar dan menghindari malam yang tidak dia inginkan. Di ruang tengah begitu sepi, orang-orang sudah tertidur, Hanum berjalan begitu pelan menuju tempat sofa. Dia membaringkan badannya di sana, melepas penat dan jiwa yang lelah.
Memandang ke atas, tangannya menyilang sebagai alas kepala. Gundah yang dirasa begitu membuncah, tak ada satu pun obat yang dapat mengobatinya saat ini.
Bab Populer