Antara Hati dan Janji
Agnia menarik napas dalam-dalam sekali lagi, merasakan udara memenuhi paru-parunya, seolah membersihkan setiap sudut hatinya yang masih sedikit tergores.
Langkahnya mantap, tegas, seiring dengan tekad yang ia perbarui dalam hati. Dulu, rasa sakit itu pernah mengurungnya, memaksanya untuk membangun dinding di sekeliling hatinya. Namun kini, ia adalah perempuan yang berbeda , lebih bijak, lebih kuat, dan tak lagi menjadi bayang-bayang dari cinta yang sudah ia relakan.
Hot Chapters