Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

saran Dhesta. Mereka kemudian mampir di kedai makan untuk mampir makan dan beristirahat setelah seharian berjalan turun gunung. Ternyata di kedai itu sudah ramai berkumpul para pendekar,Resi dan Bhiksu yang akan berkunjung ke Pajang. Dari bahasa yang mereka gunakan untuk bercakap-cakap terlihat mereka ada yang datang dari luar Jawa. "Kedainya penuh, kita tidak bisa makan di sini,"keluh Rangga.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Pendekar Wanita Kahinda

Pendekar Wanita Kahinda

Keduanya sedang berbisik ketika melihat Kahinda sambil membuat senyum senang. "Kak, Bukankah kita harus menginap malam ini?" tanya Seorang pendekar bernama Ragul Mayapena meraih Palu besarnya. Dia juga memperlihatkan tato bergambar Tiga satu Tiga di dadanya yang membentuk gambar sayap Burung.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

"Udah lah biarin aja" Karena asik bercerita, mereka berdua pun telah sampai di lereng gunung, tempat biasa Hendra berburu dengan adik nya. "Ini terus bagaimana kak" andika yang baru pertama kali berburu, ia pun merasa sangat bingung dengan apa yang harus ia lakukan. "Lhoo kamu emangnya gak pernah naik gunung untuk berburu" tanya Hendra. "Pernah sih tapi gak sering, cuma akhir-akhir ini aja, karena kakek sedang sakit, itu pun aku membantu nenek di kebunnya, untuk mengambil beberapa sayuran yang sudah bisa dimakan".
672 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Gila

Pendekar Pedang Gila

Kabut pekat menggantung, menutup sebagian puncak yang menjulang tinggi seakan menusuk langit. “Gunung Penyesalan …,” Wu Lan bergumam, suaranya rendah namun penuh tekanan. Gunung itu terkenal angker. Banyak kisah beredar orang-orang yang mencoba mendakinya menghilang dan tidak pernah kembali. Suara-suara misterius yang menggema di tengah malam, dan bayangan hitam yang konon mengikuti setiap langkah. Bahkan para pemburu hutan pun enggan mendekat, menganggapnya sebagai tempat terkutuk.
880 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Pendekar Elemen Ganda

Pendekar Elemen Ganda

ucap Mandala, lalu dengan langkah mantap, ia meninggalkan tumpukan kayu pondok reot menuju arah utara, jalan yang belum pernah dia lalui. Di bawah cahaya remang senja, Mandala memasuki tahap baru dalam petualangannya. Dengan hati yang penuh harap, ia bersiap menjelajahi dunia yang luas, siap menulis bab-bab baru dalam buku kehidupannya yang tak terduga. Hutan di bawah kaki Gunung Pendem sangat luas, sehingga membutuhkan waktu dan perjalanan panjang untuk Mandala keluar dari tempat itu.
103.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Agra bersusah payah mengangkangi lebar-lebar pertengahan buku dengan tebal ribuan halaman itu, mencoba membaca setiap kata kata yang berondok dalam tumpukan halaman. Aku sibuk mempreteli isi dari tas gunung yang bentuknya mirip guling itu. Di dalamnya terdapat alat-alat mendaki, senter, selimut tebal, dan perbekalan lainnya. Segitu yakinnya mereka seolah-olah ingin menjadi pendaki handal dengan ini semua? Padahal menurut pengakuan mereka, jangankan mendaki gunung, menapaki kaki gunungnya saja belum pernah. Itu semua karena mauku, jadi mereka dengan tulus membantu. Begitulah ungkapan Agra ketika kutanya tentang trip berisiko ini.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Demon Emperor

Demon Emperor

• Sedangkan Gua Salju Abadinya, adalah hasil menghalu Author yang kelewat batas sampai harus pergi ke Puncak Everest 😛. • Awan Ungu tidak dilengkapi dengan mesin jet, jadi terbangnya tidak secepat Pesawat Terbang. --- ●●●●● Author's Note : Silahkan mampir ke Novelku yang baru, yang berjudul : CEO TITISAN LELUHUR Silahkan follow akun I*- ku : novelsbymoxiangliuyun Silahkan juga follow akun Tiktok-ku : @moxiangliuyun
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

“Sekalian aja kita diskusiin semuanya.” “Pendakiannya cukup dua hari satu malam, ‘kan?” “Iya, Gun.” Kiman mengangguk. “Gunungnya gak terlalu tinggi, kok.” “Seribu tiga ratus empat puluh enam mdpl,” imbuh Candra, lalu menyeruput kopinya dengan nikmat. “Paling-paling pendakiannya cuma tiga jam, Gun, malah bisa jadi dua jam kalo kita jalannya cepet.” Anja terkekeh. Dalam kepalanya sudah membayangkan pendakian yang pasti menyenangkan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Pendekar Pusaka Gurun Gobi

Pendekar Pusaka Gurun Gobi

“Dulu Pangchu menyuruh kami menyelidiki Pendekar Gurun Gobi yang sudah menggemparkan pertemuan para pendekar di Puncak Gunung Kun Lun. Beberapa hari yang lalu kami mendnegar kabar bahwa pemuda tersebut berasal dari wilayah selatan ini, dia murinya Pendeta To, penghuni Kuil Rajawali!” “Hmm, jadi kalian menyimpulkan bahwa gadis semalam adalah muridnya Pendekar Gurun Gobi?” suara laki-laki gagah itu mulai melunak, sebenarnya ia juga sangat penasaran orang macam apa yang dijuluki Pendekar Gurun Gobi tersebut. “Betul sekali, Pangchu!” “Kalau dia berasal dari wilayah selatan ini, mengapa dijuluki Pendekar Gurun Gobi? kita tahu bahwa dataran Gurun Gobi yang sangat mengerikan berada di wilayah utara
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 792 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Jam satu siang istirahat melepas lelah dan membeli perlengkapan untuk kebutuhan pokok makanan diwarung terakhir sebelum basecamp pendakian, matahari mulai terik diatas kepala menyinari pohon pinus dan kebun teh warga. Selepas sambung menyambung perjalanan sampai di basecampe Gunung Kencana, melepas penat dan dahaga mulai empat anak manusia ini memulai pendakian menuju hutan rimba gelap, sunyi namun asri. Di pos pertama Rizki laki-laki tangguh berambut pendek merasa keram. Kaki yang kesakitan memperlambat jalan mereka, cacing-caing dalam perut mulai berdemo rasa lapar lelah dan kantuk mulai datang dengan suara angin yang dingin dalam dekapan kabut.
9.73.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai novel pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status