KSATRIA TIGA JAMAN
Kembali suara pepohonan dan semak-semak di tebas memecah keheningan di hutan itu,
"Kurang ajar kau prajurit usil, kau sudah merusak semua barisanku!"
Nenek itu meninggalkan Jaran Pikatan dan mengejar Wirota, Sontak Wirota memilih untuk lari keluar hutan. Wirota lari keluar hutan sedangkan nenek itu mengejar di belakangnya. Karena tidak hafal situasi di hutan, dalam sekejap Wirota sudah tersusul oleh si nenek, Jarak mereka sekarang begitu dekat, Sebuah dahan pohon melintang di hadapan Wirota. Wirota menarik dahan itum kenudian ketika si nenek sudah dekat, dahan pohon itu dilepasnya. Alhasil dahan pohon beserta ranting-ranting dan dedaunannya menyapu tubuh si nenek dengan kuatnya.