Renjana
Namun, kenyataan menamparku, aku harus bangun dan kembali ke kos.
Aku berjalan menuju gerbang sekolah, aku masih mengucek-ngucek mataku yang gatal, ngantuk dan kini berakhir semua buram karena air mata yang keluar. Saat hendak keluar gerbang, aku dihalangi oleh beberapa kaki, aku mengucek lagi kedua mataku guna mendapatkan nyawaku seutuhnya, aku mendongak ke atas hendak melihat siapa mereka, yup, Adit and the geng. Jam segini mereka masih belum pulang? Oh, iya, aku lupa, mereka ini kan anak basket, pasti ada latihan. Mereka ada empat orang, Adit, Dito, Andy dan Rehan. Aku bergeser ke kiri, mereka juga ke kiri, aku geser ke kiri lagi, mereka juga ikut geser ke kiri, mana mentok pagar lagi, ki
Bab Populer