SUSUK TERATAI PUTIH
Saat para tamu yang berisikan warga pribumi sedang menyantap hidangan, tiba-tiba sang tuan rumah berdiri di atas panggung.
“Ik akan pergi meninggalkan desa Kalimas. Ik akan memberikan hadiah perpisahan berupa sebuah pertunjukan, nikmatilah!”
Meneer Jhon turun dari panggung, digantikan oleh seorang penari yang berlenggak-lenggok dengan luwesnya, diiringi musik gamelan, gerakkan tubuhnya menghipnotis semua mata, wajahnya tertutup sebuah selendang berwarna hijau tua, matanya menatap tajam dengan ribuan misteri di dalamnya.
Bab Populer