Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
1KG BERAS DARI IBU

1KG BERAS DARI IBU

tanyanya begitu mendekat dan melihat adik beda ayahnya itu menangis sampai wajahnya memerah. "Gak tahu ini, Teh, dari tadi enggak mau diam. Susu enggak mau, apa-apa enggak mau." Jawab Iroh yang wajahnya pun sudah banjir keringat. Hani hanya bisa menatap ibunya yang kini masih harus direpotkan dengan bayi berusia 1,5 tahun itu. Seharusnya, di usianya yang sekarang dia hanya menikmati masa tua saja, tetapi Iroh justru masih harus disibukkan dengan bayi yang dia lahirkan akibat perbuatannya sendiri.
9.9176.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

Jeritan tajam yang menyedihkan itu masih memiliki sedikit nada manja. Hana menghabiskan siang dan malam untuk melahirkan. Baru setelah dia kehabisan tenaga, Tessa kecil keluar dari dalam perutnya. Hana sangat kelelahan sampai tidak bisa membuka matanya. Dia menoleh dan ingin melihat apa ayah bayinya datang. Tapi, dia tidak melihat siapa pun.
9.32.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73.4K kali sebagai oh hani melahirkan
Tampilkan Ulasan (480)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Baca Semua Ulasan
Love by Accident (Indonesia)

Love by Accident (Indonesia)

"Sya aku itu bukan mau sok ikut campur urusan kamu tapi." "Hush... Bye!" Ogy hanya bisa memandangi adik sahabatnya itu dengan penuh heran. "Kayaknya kamu beneran udah bucin parah sama Valdo Sya." ** Hani di kamarnya masih merasa terpukul setelah mengetahui jika putrinya kini tengah hamil anak dari pria brengsek tak dikenal. Tak pelak ia pun merasakan sakit setelah tau penyebab putrinya hamil. "Ya Tuhan, dosa apa yang aku perbuat di masa lalu? Kenapa hal mengerikan itu harus terjadi pada putriku, kenapa Tuhan?"
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
BROKEN HOME

BROKEN HOME

“Oeeeeek oeeekk oeekk.” Suara bayi yang dinantikan telah terdengar, tapi entah kenapa semuanya terdiam. Suasanya mencekam. Ekspresi Rudi- seseorang yang baru saja sah menjadi ayah itu menunjukkan raut yang tak bisa diartikan. Ratih dan bu dokter pun terpaku melihat sosok bayi yang telah lahir tak seperti bayi yang lainya. “Ahhhh!,” “Bu ratih!, tolong bertahanlah,” ucap bu dokter saat melihat darah yang masih keluar setelah melahirkan lagi.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
Malaikat Dihukum Jadi Babysitter

Malaikat Dihukum Jadi Babysitter

Han juga ikut menonton. "Aku tetap tidak berani melakukannya. Hyunki terlalu kecil," ucap Evelyn. "Saya bisa melakukannya." "Kau yakin?" Sambil mengangguk, dia berkata, "Seperti yang saya bilang, saya bisa melakukan segala hal jika sudah pernah melihatnya." Segera, Han memandikan bayi yang diberi nama Hyunki tersebut dan benar dia bisa melakukannya dengan baik.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
Tuan, Aku Hamil!

Tuan, Aku Hamil!

bisik Opa dengan suara penuh rasa syukur, matanya tak lepas menatap bayi kecil itu. Aku melihat semua orang yang ada di ruangan, Gavin, Talitha, Devan, dan Opa—semua memancarkan kebahagiaan yang sama. Meski tubuhku masih terasa lemah dan nyeri, hati ini terasa penuh. Anak kami—laki-laki yang sudah kami nantikan dengan penuh harapan dan cinta—akhirnya lahir dengan selamat.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
Dijandakan Setelah Melahirkan

Dijandakan Setelah Melahirkan

Bara yang melihat kesedihan sang mama, terdiam karena belum mengerti apa yang sebenarnya telah terjadi pada wanita yang bernama Larasati. "Rara berjalan dengan tertatih karena pagi tadi dia baru saja melahirkan." Bu Dini lalu memulai ceritanya seperti yang beliau dengar sendiri dari Larasati. Setibanya di dalam kamar Bram, Larasati yang melihat bayi laki-laki dalam gendongan sang pengasuh, tertegun. Bayi itu nampak gelisah dengan air mata menggenang di pelupuk mata. Bibirnya bergetar, menandakan bahwa dia menangis meski tanpa mengeluarkan suara.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
Wanita Hina Bernama Nania

Wanita Hina Bernama Nania

Di luar dugaan, respon Nania sangat baik. “Nyonya,” Bi Hana kembali terfokus dengan Nania. “Kalau ada masalah, nyonya bisa bicara dengan saya. Atau, jika Nyonya ingin saya seduhkan teh, Nyonya bisa cari saya di dapur.” Nania menarik nafas. Masalah selalu ada, dan kali ini, masalahnya terlalu berat. Tapi Nania adalah manusia yang sudah hidup cukup lama, dia tahu kalau tak semua orang bisa menerima cerita dari kepedihan hidupnya. Kalau pun bisa, Nania tak yakin jika ada yang bisa dia percaya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Sementara Barie, dia hanya ikut mengangguk saja sebagai tanda bahwa dia sedang satu suara dengan kakak kembarnya. "Iya nih, maaf ya, Sayang. Tadi itu Kak HanHan ada urusan di sekolah. Makanya pulangnya agak telat," ujar Hanna sedikit beralasan. "Uuh, sebel!" seru Bara bersidekap. Sontak, membuat Hanna menolehkan pandangannya untuk sesaat ke arah Milo. Namun mengingat abangnya itu malah hanya menggedikan bahu, lantas Hanna pun mendengkus sebal sembari menatap lagi ke arah Bara.
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
BEDA ISTRI BEDA REZEKI

BEDA ISTRI BEDA REZEKI

Ketiganya lantas saling berpelukan. “Sebenere kamu sakit apa, Han?” tanya si bapak yang memang berdarah Jawa. “Eum ... aku lagi hamil lagi, Pak,” jawab Hani terus terang. “Itu anaknya Panji kan?” tanya si bapak. “Idiiih si bapak!” Istrinya langsung menegur, “kalo bukan dengan Panji memang dengan siapa lagi? Anak kita itu kan bukan perempuan murahan.”
10147.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai oh hani melahirkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status