Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Main Api dengan Sahabat Ibu

Main Api dengan Sahabat Ibu

Namaku Yoana Latif, seorang ibu rumah tangga yang menemani anaknya ke sekolah. Hari ini aku sengaja berdandan cantik untuk menjemput putraku, Vito, pulang karena sekolah libur, siapa sangka aku bertemu orang mesum! Di dalam bus yang penuh sesak, sebuah tangan diam-diam meraba bokongku. Aku ingin menghentikannya. Vito berdiri tidak jauh dariku, dikelilingi teman-teman sekolahnya.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
Kebohongan Busuk Suamiku

Kebohongan Busuk Suamiku

“Ibu gimana sehat?” Pertanyaan biasa yang lolos dari Gendis membuat Bu Retno semakin terisak. Ia kembali mengingat perbuatan keji anaknya. “Maafkan ibu. Ibu pernah jadi mertua yang jahat dulu. Bahkan, sekarang Damar telah melakukan tindakan kriminal kepadamu. Ibu menyesal dan minta maaf sebesar-besarnya karena kesalahan ibu tak bisa mendidik Damar dengan benar. Gara-gara ibu juga, dia menjadi pria yang ambisius dan gila harta serta kejam seperti itu. Ibu memang orang tua yang tidak becus.”
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
Ibu Susu untuk Bayi Gaib

Ibu Susu untuk Bayi Gaib

Tini mengerutkan dahi, semakin berdebar dengan apa yang akan disampaikan selanjutnya. "Ibu Simbok dulu juga ngilmu, Nduk,” bisik Ibu Tuni. “Beliau dulu sering didatangi nyai-nyai milik pejabat Belanda yang minta pengasihan. Jadi ada kemampuan yang menurun ke si Mbok. Si Mbok sering mimpi-mimpi. Tidak bisa melihat langsung tapi Simbok lumayan peka kalau mencium bau-bau dan merasakan sesuatu yang aneh. Cuma Simbok tidak mau mengasah kemampuan. Itu sebabnya Simbok kuat mengurus bapakmu, pembantu lain mana kuat. Simbok ternyata cocok dengan bapakmu dan melahirkan anak yang bisa menjadi wadah ilmu."
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
BUKAN HASRAT SUAMIKU

BUKAN HASRAT SUAMIKU

Giantara/Bukan H Suamiku. Makasiih banyak....
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 855 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
Ibuku Bukan Pembantumu, Mbak!

Ibuku Bukan Pembantumu, Mbak!

ucap ibuku sembari mengambil telur dan ayam ungkep dikulkas. "Teruuusss ..., aja itu alasannya. Sampai bosen aku, Bu. Kenapa Ibu nggak ngusir Mbak Sinta aja sih, Bu. "
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
Di Antara Keajaiban

Di Antara Keajaiban

Perintah ibuku memotong pembicaraanku ibuku adalah orang yang paling pertama menentang impianku, mungkin karna beliau sama skali tidak pernah merasakan bangku sekolah, sehingga beliau selalu berfikir untuk apa bermimpi, kalau nasib tidak akan berubah.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
IBU DAN ADIKKU PENGHANCUR RUMAH TANGGAKU

IBU DAN ADIKKU PENGHANCUR RUMAH TANGGAKU

Semenjak aku menemukan pil kontrasepsi di kamar Ibuku, kini pikiranku setiap hari semakin tidak tenang, aku takut jika Ibuku berbuat hal yang melewati batas dan melanggar hukum. Padahal masalah Mas Rohman saja belum usai, tapi kini sudah ketambahan masalah Ibuku sendiri. "Hei, Mbak. Lagi ngelamunin apa?" tanya Ika yang mengagetkanku.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
Ibuku Menikahi Suamiku

Ibuku Menikahi Suamiku

Aku menyimpan kebenaran seperti bom yang siap meledak, tapi bukan hari ini, Bukan sekarang. Pagi datang seperti biasa. ibuku sedang di dapur, sibuk menyeduh teh. Wajahnya bersih, bibirnya dipoles warna merah muda pucat yang baru. Ia mengenakan apron yang dulunya adalah milikku, dan kini seperti milik pribadinya. Sementara Davin duduk di meja makan, menggulir layar ponsel, lalu menatap ibu mertuanya itu dengan senyum samar. Keduanya terlalu nyaman. “Aku mau ke toko buku siang ini,” kataku sambil duduk.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
IBU YANG KAU BUANG

IBU YANG KAU BUANG

Feni yang dari tadi hanya diam saja kini membuka suara, membuat Damar menatapku tajam. Allah ... apa lagi ini? Kenapa seolah aku tidak boleh mengumpulkan uang untuk mewujudkan keinginanku sendiri? "Ibu, jawablah pertanyaan kami, Buk," desak Dina. Aku menghela napas panjang, lalu mengeluarkannya perlahan. "Iya. Ibu didaftarkan haji khusus." "Batalkan, Buk! Uang yang Ibu pergunakan untuk membayar pendaftaran itu bisa digunakan Mbak Dina untuk menutupi kebutuhannya," ujar Damar membuatku menoleh ke arahnya.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

“Ibumu… bukan perempuan hina seperti kata orang-orang desa.” Kalimat itu jatuh berat. Ia menunduk. Kukunya menekan telapak tangan sendiri, seolah rasa perih kecil bisa menahan luka yang lebih besar. "Maksud Kakek apa?"
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai oh ibuku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status