Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

jawab Ardo. “Katanya, dulu di sana ada jalan yang menuju timur yang kini ditutupi oleh ilalang tinggi. Itulah jalan menuju ke Perguruan Tinju Bara. Tapi aku tidak tahu apa alasan Iblis Satu Kaki membantai guru dan murid-murid Perguruan Tinju Bara. Ada sekitar seratus orang murid yang dibantai,” cerita Anger Jogo.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai oh ilang
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tersisihkan

Istri Yang Tersisihkan

Padahal selama ini mereka selalu bertengkar dan tidak pernah akur sama sekali. "Apa yang membuatmu jatuh cinta kepadaku? Selama ini kan kita tidak pernah akur, selalu seperti Tom and Jerry. Bahkan aku menyebutmu dengan kentang balado, kanebo kering, jadi apa yang membuatmu seketika melamarku seperti ini?" Ara masih bertanya-tanya. Aldo melepaskan genggaman tangannya, dia berjalan ke arah pagar dan melihat deretan mobil-mobil yang terjebak macet di bawah jalan tol.
1029.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 706 kali sebagai oh ilang
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Yang terlihat adalah sorot kebingungan bercampur ketidakpercayaan. "Coba beritahu saya. Bagaimana caranya merelakan kepergian orang yang kita cintai? Bagaimana cara membuang rasa sesak di dada, saat orang yang paling kita cintai, mencintai orang lain. Tolong Suri. Tolong beritahu saya bagaimana caranya."
1082.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai oh ilang
Baca
+Pustaka
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Saling mencintai untuk selamanya. END
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai oh ilang
Baca
+Pustaka
Rasa Yang Hilang

Rasa Yang Hilang

Kenapa kebetulan seperti ini selalu mengejutkan? “Aku tidak tau kami bisa disebut teman atau enggak karena setiap bertemu pasti berakhir adu mulut. Hanya dua bulan sebelum Lidya menghilang dan tidak hadir di acara kelulusan,” jelas Ezwar. “Apa kau kenal Claudya atau orang-orang dalam ruangan tadi? Mereka selalu bersama di kampusmu ‘kan?”
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai oh ilang
Baca
+Pustaka
ISTRI  YANG KAU BUANG

ISTRI YANG KAU BUANG

"Terima kasih ya, Mas. Aku nggak tau kalau nggak ada kamu." NOTE: 4 bab lagi cerita ini selesai yaa Kak ... semoga masih pada sabar menunggu 😍
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai oh ilang
Baca
+Pustaka
Reset

Reset

"Lo yang bego, Saka nggak pernah sakit perut!" "Nah itu tadi?" "Ihh, gue pites juga nih anak!" "Iqbal Riko! Maju ke depan!" bentakan guru matematika itu seketika membuat kelas hening. *** NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai oh ilang
Baca
+Pustaka
Istri Keempat

Istri Keempat

“Apa Mas pernah mencintaiku?” *** [to be continued] Kira-kira apa jawaban Sakha? Asia deg-degan tau nggak >,< Btw, IK sebentar lagi bakal tamat, sisa beberapa bab. Kayaknya 10 bab atau kurang. Stay tune yaaa and thanks for reading ^^
9.7493.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.3K kali sebagai oh ilang
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
FaraSha Asa
Awalnya gk tertarik, tapi setelah coba baca jadi trpikat,dan menunggu up selanjutnya, jarang2 saya mau baca sampai habis apalagi mau menunggu bab berikutnya, semua isi tulisan novel ini sangat keren... susunan kalimatnya sangat baik. saya seperti menemukan Author Favorite lagi setelah Author Renko.
mackadamia_
saya adlh tipe pembaca yg selektif ketika memilih bacaan utk mengisi waktu luang. ketika saya menjatuhkan pilihan pada cerita ini seketika saya jatuh cinta. cerita yg dikemas begitu apik dengan gaya bahasa dan diksi yg mudah dipahami, konflik yg tidak bertele-tele, dan ending yg manis. terimakasih^^
Baca Semua Ulasan
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

Pandangannya tetap menusuk ke arah tiga pria itu. “Tadi kalian bilang mau bersenang-senang, ya?” Senyumnya tipis, tapi dingin. “Ayo, gue temani.” Ketiganya langsung menelan ludah. Termasuk Jaja. “Kami cuma bercanda, Bang...” mereka membantah gugup. “Bercanda?” Hilal mengangkat alis. “Baik. Gue juga bisa bercanda.” Tak sampai lima detik, dua orang sudah terkapar di tanah. Terdengar derak tulang dan lolongan kesakitan. Hilal memutar pergelangan satu orang lagi hingga terdengar bunyi krak! tajam.
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai oh ilang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status