Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Semua berkilau di bawah lampu gantung yang lembut. Di kursi kecil di tengah meja, Adek duduk memakai gaun putri warna merah muda lembut, kaus kaki renda, dan pita kecil di rambutnya. Matanya bundar, penuh rasa ingin tahu, menatap semua orang di sekelilingnya seperti ingin tahu kenapa semua orang terlihat tegang dan bahagia di saat yang sama. Larasati berbisik ke Aksara, “Lihat baik-baik, dia pasti pilih punyaku.”
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 562 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
Neng Zulfa

Neng Zulfa

“Kafe baru kota? Memangnya Mas tahu dari mana kalau Kediri ada kafe barunya?” “Huu …. Gak seru kamu!” Mas Adhim menarik ujung jilbabku sampai mau terlepas. “Mas!” pekikku sembari merapikan rambut dan jilbab. Mas Adhim tertawa lepas begitu aku melototkan mata. “Kamu kurusan loh, Fa,” ujarnya tiba-tiba. “Ha?”
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
Pelakor Sukses

Pelakor Sukses

Tubuhku didorong hingga hampir menabrak seorang wanita berjilbab yang sedang membersihkan beling di lantai. Mataku membelalak saat wanita berjilbab itu menoleh. Dia Aneska. Wanita pujaan Mas Nata dan yang hampir dinikahinya. Namun gagal oleh tuduhanku. Aneska berubah. Dulu wanita seksi dan glamor yang selalu berpakaian terbuka itu kini sudah berhijab. Tapi ada yang berubah, tubuhnya yang seksi sebab selalu nge-gym itu kini kurus. Kulitnya kusam dan wajahnya … yang dulu glowing dan tebal dengan make up juga kusam bahkan … lebam seperti ada bekas pukulan.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
Bukan Pembantu Gratisan

Bukan Pembantu Gratisan

Aksen jilbab yang simpel ditambah mahkota kecil yang terbuat dari berlian yang jika kena cahaya sangat berkilau indah membuat Yati bagaikan putri raja. Polesan make-up artist terkenal ala Pinkis Korea membuat wajah Yati yang memang sudah cantik karena perawatan semakin bertambah cantik. Ibrahim sampai melongo melihat penampilan Yati, walaupun Ibrahim tidak kalah ganteng dan gagahnya. Malam ini dengan memakai baju adat Melayu modern, wajah Timur Tengah Ibrahim sungguh sangat memukau.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
AKU VS IBUMU

AKU VS IBUMU

tanyaku balik. "Bukan begitu. Bagaimana kalau jilbab yang Adek buat tak laku di pasaran? Di luar sana sidah banyak jilbab yang beredar dengan berbagai macam harga. Dari yang murah sampai yang mahal. Yang bermerek juga banyak," kata Bang Faiz meragukan usahaku.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

Seusai memesan makanan dan minuman, Aditya mengajak sang ayah menempati kursi ujung kanan. "Siapa nama perempuan ini?" tanya Syahban Bryatta, sembari memandangi foto perempuan berjilbab ungu, di layar ponsel putranya. "Haifa Maira," jawab Aditya. "Manis, kan, Yah?" tanyanya. "Menurut Ayah, dia bukan manis, tapi cantik." Aditya tersenyum. "Tipe kesukaan Ayah ternyata."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

Hari ini ia mengenakan jilbab longgar, membuatnya sesekali melemparkan ujung jilbabnya ke balik bahu. “Nyaman sekali. Terima kasih untuk pinjaman rumahnya yang luar biasa ini, Nad.” Wanita berjilbab itu sekali lagi melempar ujung jilbab dengan gaya anggun dan tersenyum sangat manis. “Kuharap kamu juga akan suka sarapan ala Aljazair.”
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

tanya Gita. "Tidak, lupakan itu,"ucapku menggeleng. Dia itu terlalu polos atau memang sangat buta dengan ungkapan dunia militer. Bunyi pintu diketuk beberapa kali membuatku segera beranjak membukakan pintu menampilkan Aditya dan Nabila. Cocok sekali, dengan penampilan Nabila yang berjilbab. "Apa kamu mau berganti pakaian? Sertu Nabila meminjamkan bajunya,"ucapku menatapnya tengah menyantap mie instan.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
Jodoh Yang Dinanti

Jodoh Yang Dinanti

Termasuk Araya, meskipun dengan setengah hati, gadis itu tetap menurut. Beberapa kali Araya berdecak pelan, ia bahkan masih kesusahan memakai peniti di jilbabnya. Karena habis kesabaran, gadis itu pun kembali melepas jilbab putih—yang Adnan berikan padanya—kemudian melemparnya ke atas kasur. Lalu duduk seraya menunduk. Memainkan jemari sambil cemberut. "Nih, pakai jilbab ini aja. Biar gampang," ujar seorang wanita paruh baya seraya mengulurkan hijab instan berwarna putih padanya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
GADIS 100 KG

GADIS 100 KG

“Kagak tau. Gue baru lihat sekilas doang. Tapi serius, gue ampe nggak ngedip saking terpesonanya. Dia ganteng kek Oppa korea, badannya juga atletis, wajahnya glazed, ah idaman pokoknya,“ jawab Dewi. Para siswi langsung menjerit histeris dan sibuk merapihkan penampilan, terkecuali Adeera. Dia yang duduk di belakang Dewi, tampak asyik menikmati keripik ubi di tangannya. “Ish ... Berisik banget sih mereka,“ celetuk Elang sambil menghampiri Adeera. Ikut mencomot keripik berwarna ungu itu. "Biarin aja ngapa sih, suka-suka mereka. Lagian suara Lu juga kek toa kalo marah-marah,“ sahut Adeera santai. “Dih, gitu amat lu!“ cibir Elang. "Eh by the way, Lu nggak penasaran sama cow ok yang mereka bilang
1015.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai oi adek berjilbab
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status