Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUAMIKU SUAMIMU

SUAMIKU SUAMIMU

bisiknya lirih. *** “Ini susunya, Bu. Silahkan diminum selagi masih hangat,” kata Bi Sum sambil meletakkan segelas susu di hadapan Rini yang tengah duduk di sofa. “Terima kasih, Bi,” jawab Rini. “Sama-sama, Bu,” sahut Bi Sum sambil melangkah menjauh. Namun Rini merasa ada yang aneh, lalu buru-buru memanggil Bi Sum kembali.
1059.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as om bule suamiku
Show Reviews (12)
Read
+Library
Norliza Yusop
utk 57 bab sekarang saya merasa teremosi dgn hati sesak..bagai saya ditempat Nuri..merasa sakit..merasa pedih dan terkhianati! Tahniah thor...moga kisah ini memberi pengajaran dan panduan buat kita! ......
Aisyah Tsalitsa
cerita suamiku suamimu TOP bgt. tokoh Andin favoritku. apalagi penulisnya...semoga cerita lainnya.tetap menarik ya Thor. gara2 baca suamiku suamimu aku jd penasaran dg karya author yg lain. sukses sll thor
Read All Reviews
Istri Pelit Bin Medit

Istri Pelit Bin Medit

"Iya Bulek, abis shift malam. Ini juga baru tidur, tapi terbangun karena Bulek manggil." Santi dan Bang Suryo memang masih ada hubungan saudara. Makanya dia memanggilku Bulek. "Kenapa, Bulek?" Tanyanya lagi. "Bulek mau minta obat, liat ni ...," kataku menunjukkan bibirku yang memang dari tadi kututupi handuk, yang kusampirkan di bahu. "Astaga! Kenapa itu, Bulek?" "Gak tau ni, San, dari tadi malam gatal-gatal terus, diare juga," kataku menjelaskan.
1017.3K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Pembalasan Kekasih yang Tak Diinginkan

Pembalasan Kekasih yang Tak Diinginkan

jawab Bi Asih lembut. "Suamiku suka Sup merah, Bi?" tanya Lula. "Iya, Nyonya, Tuan kalau sakit selalu bisa makan dengan Sup Merah, Apalagi kalau Bibi masukkan buntut dan Iga, Bisa habis sendiri, Nyonya!" kata Bi Asih menjelaskan. Lula mengangguk, "Bi, Apa Belle tidak ingin memiliki masa depan yang lebih cerah? Lula lihat, dia sangat cantik dan cerdas! Kenapa harus menjadi pelayan?" tanya Lula.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Suamiku Bos Tampan

Suamiku Bos Tampan

"Bapak–" "Panggil pakai 'kamu' saja," ucap Arjuna. "Oh … baiklah. Kamu mau pesan apa, biar aku pesankan." "Cokelat panas." "Pak Argan?" tanya Kinara. "Kopi." Kinara mengangguk dan segera memesan kedua minuman itu. Kinara kembali ke mejanya setelah pesanan dibuat. "Jadi?" tanya Arjuna. "Aku setuju dengan tawaranmu kemarin."
9.8103.2K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as om bule suamiku
Read
+Library
Om Bule Kekasihku

Om Bule Kekasihku

Hari-hari terakhir Elena di Ubud terasa lebih lambat, seolah semua orang tanpa sadar ingin memperpanjang waktu. Siang hari mereka makan bersama di rumah orang tua Nadia. Meja makan sederhana itu penuh dengan makanan rumahan, nasi hangat, ayam bumbu Bali, sayur urap, dan sambal yang pedasnya membuat Elena berkali-kali minum air dan berkeringat. “Pedas!” seru Elena sambil tertawa. Ibunya Nadia tertawa lembut. “Kalau kamu kembali ke Bali nanti, kamu pasti sudah kuat makan sambal” ucap ibunya Nadia.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Suamiku, Nerakaku!

Suamiku, Nerakaku!

Jika aku bukan orang yang menghargai hidup, aku tidak akan keluar dari neraka itu. Aku menjilat bibirku yang kering. Eason melihatnya, lalu segera mengambil botol susu dari tas belanjaan yang dilemparkannya tadi. Dia membuka tutupnya dan memberikannya kepadaku. Aku menerimanya dan meminum sedikit. Susunya dingin, seperti baru saja diambil dari kulkas. Sepertinya dia tahu aku suka susu dingin. Eason melihat sekeliling, lalu menatapku. Dia mendapati aku masih memakai terusan panjang. Terusan itu pun agak kusut dan berkerut.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Dua Sisi Menantu

Dua Sisi Menantu

"Nggak tahu, Bulek. Tapi kalau Nisa disini selalu begitu," "Hm, sebenarnya Mbakyu itu sejak ada kamu jadi manja. Begitu juga orang di rumah ini." Aku memilih diam tak menanggapi. Takut salah bicara. "Jadi Bulek mau apa?" tanyaku lagi. "Mau teh susu jahe lah. Enak itu dingin begini." "Pakai madu mau, Bulek?" "Boleh." Aku pun meletakkan madu disebelah gelas Bulek Lani, tak lupa beserta roti bakarnya. Lalu kembali mulai membuat bumbu.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

ujar Della dengan lembutnya. "Eh, cantik kaya orangya," ujar Bulek dengan bangganya. Della tersenyum tersipu malu mendengar pujian yang Bulek lontarkan. "Mau minum apa? Bulek buatin?" tanya Bulek menawarkan minum kepada kami. "Kopi aja, Bulek, kaya' biasa," ujarku. "Kamu mau minum apa, Dek Della?" tawar Bulek kepada Della.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Secret Of The Girls: Bab Yoona (Menyegel Kekuatan Suci)

Secret Of The Girls: Bab Yoona (Menyegel Kekuatan Suci)

Saran Suzy, sembari melahap mi instan tanpa kuahnya, karna tadi seluruh kuahnya sudah diminta oleh Luna. “Mmm... Ini enak sekali, bumbu apa yang kau tambahkan, tadi? Aku rasanya sampai ingin menangis, huhu...” Suzy menahan air matanya yang akan keluar saking terharunya, gadis itu memang akan mudah menangis jika memakan makanan yang menurutnya terlalu enak. “Betul, kan, enak. Aku membelinya di supermarket tadi siang, kalau tidak salah namanya adalah Micin!” Jawab Luna antusias.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as om bule suamiku
Read
+Library
SITUATION

SITUATION

pujiku supaya tidak canggung. "Sampai bertemu lagi, Nona Scott." Lagi? Tidak akan. Tanganku jadi bau amis setelah bersalaman dengannya. Sama seperti bau amis yang kucium di depan rumahnya. Kuharap bau amis ini hanyalah bau ikan. Jika benar ini darah, aku akan mandi susu. Aku punya banyak susu di kulkas. Susu sapi.
9.923.6K viewsCompletedAdded to Library 873 Times as om bule suamiku
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status