Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Suamiku Tukang Tahu

Suamiku Tukang Tahu

“Kamu gimana sih? Jalan yang bener dong, lihat baju saya jadi basah. Ini itu harganya mahal tahu, gaji kamu juga gak bakalan bisa beli baju ini.“ “Iya Bu, maaf saya cuma orang kecil gak bakalan mampu beli ginian. Beli baju cukup bahan aja saya gak sanggup Bu. Apalagi baju yang kelebihan bahan sampai menjuntai ke bawah gini hingga buat saya kesandung, Bu.“ “Kamu ngatain saya?“ “Lah enggak Bu, saya lagi muji. Ibu orang kaya-kaya banget karena bisa beli baju ini.“ “Hhh …. pokoknya saya gak mau tahu, kamu harus ganti rugi, satu juta rupiah!“ “Apa?“ Ghea tiba-tiba pingsan tepat di depan Dewi. Membuat wanita itu kesal luar biasa. Aku hanya bisa terpaku melihat kejadian yang begitu cepat itu .
1019.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 775 fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Suamiku Bukan Anak Pembantu Biasa

Suamiku Bukan Anak Pembantu Biasa

"Ternyata ... Suamiku Bukan Anak Pembantu Biasa." -TAMAT-
102.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 96 fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Madu Suamiku

Madu Suamiku

Bu Sukma masih terdiam. Sesekali Ia tampak mendongak ke atas menghalau agar air matanya tak turun. "Buk jawab Dimas dong, apa iya Dimas ini sakit parah? Bukan hanya sekedar sariawan dan Harpes biasa?" "Bukan." jawab Bu Sukma setelah beberapa detik terdiam. Dimas juga masih diam menunggu ucapan Bu Sukma selanjutnya.
8.220.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 399 fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Kejamnya Mulut Suamiku

Kejamnya Mulut Suamiku

“Lihat kan, Rin? Aku sudah bilang kan Bu akan senang kalau sampai di sini. Sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi.” Rina masih merasa bingung dan sedikit cemas, namun ia mencoba membalas pelukan itu dengan lembut. “Sama-sama, Bu. Senang sekali kalau Ibu suka. Silakan masuk dulu, nanti aku buatkan kopi hangat ya.” “Bagus sekali, Rina. Kamu memang menantu yang baik,” puji Ibu Dimas lagi, lalu berjalan masuk ke dalam rumah dengan tatapan yang terlihat sangat puas.
564 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 18 fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Nafkah Nasi Aking

Nafkah Nasi Aking

imbuhku. "Siap, pasti akan Ibu buat kamu secantik mungkin. Memang pada dasarnya kamu sudah cantik, setelah di makeup kamu pasti terlihat lebih cantik." Bu Lela tak hentinya memuji diriku. Andai yang memujiku adalah mas Rendi, aku akan sangat bahagia. Tak sabar rasanya ingin segera sore. Bu Lela berpamitan pulang, aku pun menyimpan sup sapi itu ke dapur. Aku ingin nanti malam makan enak berdua dengan suamiku. Ya … hitung-hitung dinner.
1013.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 523 fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Doa Istri Pertama Mendatangkan Derita

Doa Istri Pertama Mendatangkan Derita

“Abang lihat kamu betah banget di sini.” “Sok tahu.” Aku mendelik padanya lalu mencomot bolu pandan yang masih hangat. “Lah, emang tahu kok. Tiap hari abang lihat kamu kayaknya happy banget tinggal di sini.” “Uhuk … uhuk ….” Aku langsung tersedak. “Pelan-pelan, abang nggak minta kok.” Bang Samudra menyerahkan air mineral yang tutupnya sudah dibuka.
8.492.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.3K fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Suami Perkasa

Suami Perkasa

“Ini enak banget. Kayak sup rumahan, tapi ada sentuhan rahasia.” Sukma menatapnya penuh percaya diri. “Tentu saja. Ada bumbu cinta di dalamnya.” Steve nyaris tersedak mendengar itu. “Bumbu apa?” “Bumbu rahasia biar kamu kuat lagi,” jawab Sukma santai, lalu duduk di hadapannya. “Aku sengaja bikin sup ini biar kamu bisa pulih cepat. Soalnya nanti malam… aku maunya kita main tiga ronde lagi.”
108.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 297 fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

tanyaku penasaran. “Timun serut,” sahut Bulek Rosma singkat dan buru-buru kembali keluar, karena sepertinya dia sudah tidak tahan akan dingin yang diterima langsung oleh tangannya dari tiga buah es batu yang tadi diberikan oleh Kak Ambar. “Kok punya timun, Kak? Beli?” tanyaku heran. “Dikasih Wak Munah,” ujar Kak Ambar sambil mendudukkan dirinya di samping Ibu.
1047.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 947 fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Saudara celamitan dari Neraka!

Saudara celamitan dari Neraka!

Bodo amatlah. Sedang asik-asiknya membungkus makanan itu dan menyimpannya ke dalam tas ajaibku. Tas yang semakin diisi penuh tapi bentuknya sama saja. Aku merasakan bassh di kepalaku, bau air kuah bakso yang bercampur saos dan kecap serta sambal sudah mengalir di wajahku. Aku geram melihat Mpok Kokom yang tertawa puas. Sedangkan Ibu-Ibu yang lain, ada yang melongo dan ada juga yang ikut cekikikan menertawakan aku. Sial!
102.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 78 fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
AKU TAKKAN MENYERAH, MAS!

AKU TAKKAN MENYERAH, MAS!

Hampir semua diturutinya. Aroma sup yang tercium oleh indera penciumanku sontak membuat air liurku hampir menetes. “Buntut boleh, sama es jeruk ya, Mas,” pintaku padanya. Aku mulai memberanikan diri menggamit manja tangan kokohnya. Mas Bayu mengangguk sambil tersenyum. Tangannya tak lupa mengusap kepalaku. Senyum yang selalu membuat jantungku berdegup lebih kencang dan usapan tangan yang sering membuat darahku berdesir.
1041.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.1K fois en tant que om bule suamiku
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status