Contradiction
Tidak ada kepentingan lain selain itu.
Tidak ada bangku yang kosong selain bangku paling belakang dan paling pojok di kelas itu. Cecilpun, melangkah ke arah bangku kosong itu tanpa ragu. Diam-diam, seorang cewek menyodorkan kakinya saat Cecil lewat tanpa cewek itu sadari. Alhasil, Cecil yang dasarnya ceroboh itu terselit dan jatuh di depan banyak orang yang baru dikenalnya.
Seisi kelaspun, riuh oleh tawa para siswa yang melihat kejadian itu. Pipi Cecilpun memerah menahan malu. Untung saja ada Nindi yang menegur mereka. Kalau tidak, habislah riwayat Cecil.
Hot Chapters