Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penawaran Gila Suamiku

Penawaran Gila Suamiku

Dan untungnya gelas di nampan tidak jatuh. "Kamu sakit? Wajahmu pucat." Dan tangan itu dengan lancang menyentuh wajah Abby yang tampak memerah. Sepertinya karena dingin, ace malam ini terasa dingin sekali. Pikirnya. Abby hanya menggeleng dengan senyum lelah. "Tidak apa-apa. Lei." Pria keturunan china itu memiliki tinggi menjulang. Mereka merupakan teman akrab. Lei lebih muda dua tahun dari Abby.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Suamiku Takut Disentuh

Suamiku Takut Disentuh

"Aku sedang banyak waktu senggang. Yang terlintas di pikiranku hanya menemuimu, makanya aku kemari." "Kalau begitu masuklah," jawab Abel malas. Sambil menunggu gadis itu membuatkan minuman, Freddy sedikit berkeliling dan memperhatikan foto sekitar. Tampak terlihat jelas Abel menyukai nuansa ungu. Karena di sekitar rumahnya banyak warna ungu. "Kau suka fotoku?" tanya Abel sedikit bercanda. Ia meletakkan segelas teh hangat di meja ruang tamu
1.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy

Gumam Viona menelan bulat-bulat ludah dan kunyahan apel itu. Dokter Niko diam sejenak melihat Viona menunduk dengan jemari saling meremas menjadi kebiasaanya ketika berbohong atau sedang gugup. "Emm..menurutmu apa yang enak di makan sekarang? Aku lapar," Tanya dokter Niko memancing Viona yang seketika tak tahan untuk bicara. "Ramen pedas dengan seafood di dalamnya. Itu sangat enak," Jawab Viona bersemangat dengan mata berbinar.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as om bule suamiku
Read
+Library
SUAMIKU SUAMIMU

SUAMIKU SUAMIMU

sahut Bu Tari sambil memegang buncis. “Alhamdulillah kalau semua suka. Iya, brownis itu buatanku sendiri, Bu.” Sofia tersenyum senang mendengar pujian Bu Tari. “Iya. Brownisnya memang enak banget loh. Mbak Sofia menerima pesanan nggak? Kapan-kapan kalau ada acara aku mau pesan,” sahut Bu Lisa. “Insya Allah kalau ada yang mau pesan, aku terima,” sambut Sofia senang.
1013.4K viewsOngoingAdded to Library 402 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Mas Duda Suamiku

Mas Duda Suamiku

"Ini tidak boleh, yang ini juga, yang mana yang dibolehin sama Mas?!" "Ren, kan sudah aku bilang di lemari itu ada baju buat kamu, selama di rumah ya kamu pakai baju itu, yang lama jangan dipakai!" "Terus, buat apa Mas minta aku bawa baju satu koper kalau tidak boleh dipakai? Piyama tidur juga kata Mas tidak boleh dipakai lagi mulai nanti malam, banyak sekali sih yang tidak boleh, kan cuman baju!" omel Rena panjang lebar, dia kira bangun tadi langsung mendapatkan kata sayang, ternyata tidak, suaminya berbicara panjang lebar soal baju. "Yang mana? Rena pakai yang mana?"
102.7K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

Aku hanya mengangguk kecil. Dia mengambil mangkuk, meniup sesendok bubur, lalu menyodorkannya padaku. "Coba. Pelan-pelan." Aku membuka mulut, menerima suapan itu. Rasanya hambar. Tapi entah kenapa ada yang menghangat di dadaku. "Kamu masak sendiri?" tanyaku, suara parau. Sigit mengangguk. "Aku juga rebus jahe. Nanti diminum setelah ini."
102.9K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Suamiku Tukang Tahu

Suamiku Tukang Tahu

ucapku tulus, memeluknya dengan erat. "Terima kasih, Mbak." Aku menatapnya dengan raut bahagia, ikut merasakan kebahagiaan yang terpancar di wajahnya. Sejak tadi mata itu terus berbinar-binar namun aku baru menyadari hal itu. "Tante Mira!" Aku menoleh, Bagus berlari ke arahku dengan sebuah garlic bread di tangan. Awalnya aku berjongkok hendak menyambutnya, namun aroma roti itu seketika membuatku merasa mual.
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 782 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Cinta Manis Suamiku

Cinta Manis Suamiku

tanya karyawan tersebut membuat Lentera sedikit keki. “Mama ada?” Tidak menjawab pertanyaan karyawan tersebut, dia justru balik bertanya. “Ibu udah pulang, Mbak.” Lentera mengangguk. “Saya ke kantor Mama saja. Tolong buatkan minuman cappuccino dan kentang. Sepertinya steak juga enak. Tiga itu saja.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Setelah Diusir Ibu Mertua

Setelah Diusir Ibu Mertua

"Maaf, Bulek, maksud Bulek apa?" Tak bisa kutahan lagi jariku untuk tak bertanya langsung, meski melalui sambungan telepon. Aku tak mau kepalaku berdenyut nyeri, sebab banyaknya pertanyaan yang tak kutemukan jawabannya saat ini. "Maaf, Bulek, kalau soal dibesarkan dengan kasih sayang dan air susu, saya rasa tak hanya Mas Yudha, saya pun demikian," ujarku lagi.
1027.0K viewsCompletedAdded to Library 728 Times as om bule suamiku
Read
+Library
Bukan Cinta Duda Biasa

Bukan Cinta Duda Biasa

Cepat-cepat aku terbangun dan menoleh ke samping. Seperti mimpi, aku melihat Samudera tengah mengangkat satu cup minuman berwarna merah muda dengan tulisan juice. Aku menatapnya heran. “Ini jus jambu, kamu suka ini kan?” tanya Samudera dengan senyuman tipis di bibirnya. Aku hanya mengangguk dan mengambilnya dengan ragu. “Kamu ngapain di luar? Banyak nyamuk disini,” ucapnya sambil menyampirkan jaketnya padaku. membuatku jadi tak bisa mengalihkan perhatianku padanya.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 355 Times as om bule suamiku
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status