Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The First and Only One

The First and Only One

"Baik! Terima kasih Dokter." Akhirnya Andrea mengantar Dania sampai depan pintu. Mengucap terima kasih lagi dan memberikan senyumnya untuk wanita yang berprofesi sebagai dokter itu. Namun, sepeninggal Dokter Dania, senyum itu menghilang dari bibirnya. "Bahagia ya?" gumamnya. Mungkin ia bisa tersenyum dan tertawa di hadapan orang-orang pun sedikit merasakan bahagia karenanya, tapi untuk kebahagiaan yang ia damba selama ini, tidak kunjung datang padanya. "Apa aku bisa merasakannya lagi? Seperti apa kebahagiaan itu?" gumamnya lagi dengan sendu. ***
107.2K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as one more happy ending
Read
+Library
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Unggahan terakhir diposting satu jam yang lalu. Tanpa kata-kata panjang, hanya satu foto sederhana yang diambil dari jarak dekat. Dua tangan saling bertumpuk di atas meja. Yang dibawah, terlihat tulang jarinya tegas, itu tangan Wiliam. Yang di atas, ramping dan putih, terpasang cincin berlian merah muda yang berkilau di jari manis. Keterangannya hanya dua kata, tapi seketika menembus pertahanan terakhir Celine.
13.8K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as one more happy ending
Read
+Library
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Lyra memegang cangkir teh, memandang Ibu Suri dengan tatapan belum sepenuhnya yakin. Ibu Suri berkata kembali, “Perang di barat laut juga akan segera berakhir. Mungkin Mario bisa kembali ke ibu kota sebelum akhir tahun. Tapi, dengan watak Yang Mulia, kau mungkin bisa menebak nasib apa yang akan menantinya?”
985.2K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as one more happy ending
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

bisik salah satu penumpang. "Aku masih ingin hidup." "Lagi pula dia sudah tua, sudah tidak ada harapan lagi. Memberi serangga itu satu tubuh lebih baik, daripada seluruh tubuh di kereta ini." Delia menatap Nino, satu-satunya harapan yang ia miliki. Namun nyatanya sang pembela kebenaran tersebut menghindari matanya, dan sesekali menunduk. Membuatnya menyeringai.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as one more happy ending
Read
+Library
Unhappy Marriage

Unhappy Marriage

Jim kembali memohon dengan wajah yang kesakitan. Sementara ia melihat wajah Silvya yang tadinya menangis, kini terlihat sedikit kaku. Namun, ekspresi Silvya menunjukkan sebuah kepasrahan total. Matanya terpejam namun tangannya masih saja menekan dada Jim dengan kuat, ia di detik-detik terakhir hidupnya masih berusaha untuk menghentikan pendarahan yang dialami Jim. "I'm sorry, Honey! You very disappointed me! Now, you should see your wife died in front of you!" Mark kembali menyeringai penuh kemenangan.
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 365 Times as one more happy ending
Read
+Library
Waiting For Ending

Waiting For Ending

monologku. +829868XXXXXX : Dia adalah sumber bahagiamu sekaligus kesedihanmu. Aku menyerngit bingung yang dimaksud ‘dia’ dalam pesan ini. “Bagus juga quotes nya,” pujiku saat membaca pesannya. Aku tidak mau ambil pusing dengan pesan yang masuk, udah ada banyak banget pesan masuk yang salah sambung lagi pula aku ga mau menambah bebanku lagi. “Ah bodo amat deh, mau fokus nonton drama Korea, aja.” Aku sudah terlewat banyak episode baru dan sekarang ada drama baru lagi.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as one more happy ending
Read
+Library
Thanks For My Happy Ending

Thanks For My Happy Ending

Dan sekarang tiba-tiba saja Ayahnya datang seolah-olah kejadian besar satu tahun silam itu tidak pernah terjadi. Jika diingat, apa yang ia lakukan selama satu tahun ini hidup di Jakarta sendirian hatinya terasa teriris, dia benar-benar seperti puteri yang diasingkan. Tak tersadar airmatanya jatuh membasahi bantalnya. "Apa Bapak yakin dengan semua keputusan ini?" samar-samar Olin mendengar suara Damar dari luar kamarnya. Tidak menunggu lama, Olin segera beranjak dari kasur king size-nya, merapatkan telingamya pada dinding pintu untuk mendengar percakapan itu lebih jelas.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as one more happy ending
Read
+Library
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

💰💰💰💰💰💰 Matikan aja, nih? Biar ada sesuatu yg tragis dari cerita ini🥴🥴🥴. Happy ending sudah terlalu mainstream 😋😋😋. Gimana? 🏝️🏝️🏝️ Satu bab lagi tamat.
1025.0K viewsCompletedAdded to Library 949 Times as one more happy ending
Show Reviews (33)
Read
+Library
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Cute Ghost
Jadi ceritanya Ilana cemburu karena Harry terlalu perhatian sama adiknya, Adora. Sehingga orang-orang mengira kalau Adora dan Harry punya hubungan spesial jadi Ilana haris bertahan walaupun ia sakit hati.
Read All Reviews
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Pemuda hoodie hitam menatap semua itu dengan takjub. “Jadi kalau suatu hari ceritaku selesai…” Aline tersenyum. “Di sini akan selalu ada tempat untuk mengucapkan selamat tinggal.” Perempuan balkon subuh memeluk ponselnya. “Dan akhir tidak berarti kehilangan?” The Redacted One menjawab lembut, “Tidak.” “Kadang akhir justru cara cerita mengucapkan terima kasih karena sudah dihidupkan.”
965 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as one more happy ending
Read
+Library
Love at the end season

Love at the end season

"Kenapa marah? Bukankah aku membantumu?" "Lepaskan aku!" tandas Liz lagi. Caden diam sesaat, tetapi kemudian ia melepaskan Liz. Tangan Liz kemudian terangkat dan menampar Caden dengan keras. Ia kemudian berbalik dan berlalu pergi. Edwar segera mengikutinya. Sedang Caden hanya menatap kedua orang tersebut sambil tersenyum dan mengusap pipinya yang memerah karena tamparan keras tersebut. ***
102.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as one more happy ending
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status