Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PLAYER

PLAYER

0821 4545 xxxx: Arla Dahi Arla mengernyit heran. Baru jam 6 pagi. Terlalu pagi rasanya seorang penipu mengirim chat padanya. Tapi ia belum menyimpan nomor orang yang baru saja menghubunginya via chat room. Lalu sesaat kemudian, nomor yang sama mengiriminya pesan lagi. 0821 4545 xxxx: It’s me 0821 4545 xxxx: Raihan
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as ool
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Vanda : -- SHA! -- Kenapa ponsel lo enggak aktif? -- Zhui dari tadi telepon lo. -- Lo harus menyelamatkan aktor tampan lo! Ini kesempatan yang bagus, Sha! Bikin dia punya hutang budi sama lo!
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 418 Times as ool
Read
+Library
LALI

LALI

Yang paling depan sigap membuka kaos oblong yang di kenakan Harun. Harun melolet menyibak tangan yang kini sudah memegangi kaos dan bersiap mengangkat kaosnya ke atas. Di tepisnya tangan itu. Matanya seketika membelalak lebar. Kaget. Kesadarannya belum penuh. Matanya memandang sekitaran. “Owalah turu to, woohhhhhhhhhh,” Seloroh orang-orang yang khawatir segera bangkit dan meninggalkan dengan wajah kecewa.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as ool
Read
+Library
Me

Me

“ LLEVAÑA” Itu kata yang tertulis di atas tubuh boneka itu usang yang sebagian terbakar itu. “ Llevaña. Apa mungkin ini nama orang?” tanya Nana dengan asumsi miliknya. Lea hanya terdiam dan merenung, kenangan buruk menghantui dirinya kembali. Rasa takut mulai menyelimutinya, seluruh perasaannya bercampur bersamaan rasa bersalah. Ingin rasanya dia loncat dari gedung yang tinggi, jika dia mengingat masa-masa kelam itu.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as ool
Read
+Library
Liara

Liara

Memegang kantungan plastik, tampak seperti sedang memanggil seseorang. Hagan terkesima. Sebelum ini, tak pernah ia lihat Liara tersenyum sebagaimana di gambar itu. Liara cantik, Hagan menyadari itu di waktu pertama mereka menghabiskan malam. Namun, lengkungan bibir si perempuan di foto yang Orlando punya ini istimewa. "Dari mana Papa mendapat foto ini? Papa memata-matai Liara?" "Nama yang cantik," balas Orlando. Pria itu menopang dagu dengan kedua tangan. "Bagaimana bisa aku tidak penasaran saat anakku menikahi seorang perempuan?"
9.534.8K viewsCompletedAdded to Library 801 Times as ool
Read
+Library
Koma

Koma

tolakku bagaimana bisa tiba-tiba dia minta putus, aku kan, belum puas mlorotin. "Kalau gue bilang putus, ya putus." Oja masih saja ngotot. "Gue bilang enggak bisa, karena gue punya ini." Aku memperlihatkan sebuah flashdisk. "Apaan isinya?" tanya Oja, mulai tertarik. Aku memasang benda itu ke HP dan terputarlah sebuah video dimana Oja menangis karena didorong adik cowoknya yang masih ingusan ke bawah derasnya hujan.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as ool
Read
+Library
LEAK

LEAK

Penasaran juga. “Terima kasih, ya. Isinya apaan nih?” “Buka aja, sendiri!” Ni Kesumasari pun segera menyobek kertas pembungkus kado. Kini nampak kotak tertulis huruf Arab dan tertulis latin, Al-Quran digital. Seketika mata wanita tertua di antara mereka terbelalak, tak percaya. “Digital? Isi rekaman?” “Bisa dipakai dibaca sambil mendengarkan bacaan yang benar. Ada pen sebagai alat bantu. Biar Mbok gampang belajarnya.”
9.916.7K viewsCompletedAdded to Library 584 Times as ool
Read
+Library
Unknown

Unknown

Sigap bila ingin, mundur bila ragu. Aku terus bernarasi dalam benak mencoba menafsirkan waktu saat tiba-tiba sebuah ilusi datang menghampiri. Sampai akhirnya imajinasi bertolak referensi menjadi ilusi. Dia benar hadir namun seperti ilusi dalam gambar tiga dimensi. Nyata, tapi tipuan yang sengaja dibuat sebagai pengecoh naluri. “Adira Dealova ”ucap makhluk ilus sambil menyodorkan tangannya ke arahku.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as ool
Read
+Library
AURORA

AURORA

Rasa penasaran tiba-tiba membuncah, membuatku tak sadar menoleh kepada Aquilla yang mendongak untuk menatap Aurora tersebut. Aku baru menyadari bahwa di leher kanan Aquilla terdapat sebuah tato berbentuk naga yang warna memudar, seakan-akan berbaur dengan kulit putih pucatnya itu. Matanya pun kini bersinar merah, bukan lagi berwarna ungu yang membuatku takjub sekaligus iri. “Aquilla,” panggilku tapi dia tetap bergeming pada posisinya. Dia terlihat terlalu terikat dengan pemandangan Aurora berwarna ungu tersebut. “Apa yang sedang kau lakukan?”
105.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as ool
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status