PELUKAN PANAS SANG PRESDIR
Rosana dan Andrian berdiri di tengah, tangan mereka saling bertaut, keduanya masih terbalut dalam nuansa kebahagiaan pernikahan yang baru saja mereka ikrarkan.
Di samping mereka, Marven dan Naina berdiri dengan Raynar dalam gendongan. Naina mengenakan gaun pastel yang anggun, sementara Marven tampil gagah dengan setelan abu tua. Raynar tampak lucu dengan setelan kecil berwarna putih dan dasi kupu-kupu mungil, membuat semua orang tak tahan untuk tidak tersenyum melihatnya.
“Eh, tunggu dulu!” seru Andrian tiba-tiba, lalu tanpa aba-aba, dia mengangkat Rosana dengan gaya bridal carry.
Hot Chapters