Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Suku pedalaman. Mereka tidak tahu jika masih ada suku kuno di pedalaman hutan California. Orlando sendiri bahkan takjub saat melihat rumah-rumah yang berdiri kokoh di depan sana. Hanya berbahan kayu dan jerami serta bahan-bahan baku dari tanaman lainnya, tapi mereka bisa menciptakan sebuah pemukiman yang begitu indah. Letaknya yang sangat tersembunyi ini pun memunculkan banyak pertanyaan bagi Orlando. Bagaimana manusia-manusia ini bisa bertahan hidup di tengah hutan? Apalagi pakaian yang mereka kenakan tak lain hanyalah sebuah susunan dedaunan kering serta kulit hewan tipis yang bisa rusak kapan saja. Ketika mereka sampai di sana, mereka langsung disambut dengan acungan berbagai senjata. Tom
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Roosje

Gairah Cinta Roosje

sahut Mang Dirman menyepakati pemikiran anak majikannya. Lantas anak muda tersebut lanjut berkata, 'Sandal? Hhmmm … hanya kalangan orang-orang tertentu yang mengenakan jenis alas kaki semacam itu.' Dia mengetuk-ngetuk kepala dengan jari telunjuk. 'Masyarakat biasa, lebih sering bertelanjang kaki. Sementara kalangan pasukan bersenjata, biasanya mengenakan sepatu jenis lars atau bot. Apakah ada kaum pejuang ke sini semalam? Buat apa? Lagipula, kampung ini bukan daerah konflik peperangan.'
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
Boss Mafia, I Love You

Boss Mafia, I Love You

Mengikuti sebuah lorong yang cukup panjang, mereka tiba di sebuah ruangan lain yang sangat berbeda jauh dari ruangan yang tadi. "Ini di mana Kakek?" "Ini rumah yang sebenarnya milik kakek." Memakai tongkat emas di tangan kanannya, Eduardo disambut seorang maid laki-laki dengan kursi roda. Mereka lalu berjalan menuju taman belakang rumahnya yang lebih mirip dengan istana itu. "Ternyata Paman hidup ini enak disini," cibir Edward berjalan bersisian dengan mereka.
9.9128.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Dewa

Pendekar Pedang Dewa

Dia mencoba untuk berbicara, namun karena napasnya yang belum beraturan setelah berlari, membuatnya sangat susah untuk mengatakan sesuatu. “Ada apa? Tenangkan napasnya terlebih dahulu. Dimana rekanmu yang lain?” Tanya Pria yang memiliki pedang besar di punggungnya. “Tetua! Rombongan yang kami buru benar-benar sangat hebat. Aku seperti mengenal salah satu orang yang kita buru tadi.” “Siapa itu, cepat katakan!” tetua para Bandit ini sangat marah, karena anak buahnya baru saja di bantai oleh satu orang pria.
942.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

Pelan, Dadong Canangsari menyeret kaki menjauhi hutan jati. Di pinggir jalan arah Pura Gunung Payung, wanita renta itu berpapasan dengan seorang pengendara motor. Sang Dadong melambai ke arah pengendara motor. Seorang pria dengan pakaian basah, bisa dipastikan adalah seorang petani rumput laut pulang dari pantai, berhenti tepat di depan sang Dadong.
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tubuhnya kecil namun padat dengan otot-otot yang terbentuk secara tidak alami melalui sirkulasi mana yang konstan. Pagi itu, kabut tebal menyelimuti kaki pegunungan yang membatasi desa. Di pinggiran hutan yang dikenal penduduk desa sebagai Hutan Berbisik, Kaelan berdiri tegak. Di sampingnya, seorang bocah laki-laki berusia sepuluh tahun bernama Liam tampak gemetar, memegang sebuah pedang kayu dengan tangan yang berkeringat.
467 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

Bintara mendatangi alamat seorang kakek tua yang tinggal di desa pedalaman. Menurut informasi yang ia dapatkan, kakek tua itu mampu menciptakan barang untuk menangkal ilmu hitam. Bintara datang ke sana bersama Erdo. Setelah melewati hutan yang rimbun hanya dengan berjalan kaki, mereka berdua tiba di sebuah rumah di kaki gunung. Hanya mendengar langkah kaki yang mendekat, pintu rumah tua itu dibuka oleh penghuninya. Bintara cukup terkejut melihat hal itu, tetapi buru-buru ia menunduk dengan sopan.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Suasana di hutan bambu itu itu sangat tegang, dingin, dan aura kegelapannya sangat pekat. Langkah-langkah kaki terdengar saling bergerisik akibat gesekan ujung celana dengan dedaunan di dalam hutan. Tapak-tapak sandal jerami terdengar berkecipak di antara genangan air dan kubangan lumpur akibat tanah yang basah. Dua puluh pria berpedang dan membawa lentera di tangan berlarian di dalam hutan bambu untuk menyelamakan diri. Lentera yang mereka bawa berayun-ayun. Tanah yang mereka pijak bergetar.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
Pesona Gila Tuan Muda

Pesona Gila Tuan Muda

Vala berseru senang, ia percepat makannya dan berterimakasih. Di toko mainan Vala dan Wildan berada, di sini lengkap. Tak hanya skuter, ada pula sepeda, skateboard dan banyak lainnya. Vala tengah berputar mengelilingi area untuk melihat-lihat mana yang sekiranya cocok ia pakai. Wildan duduk menunggu tak lupa iPad di tangannya yang pria itu lihat. Pria itu hampir sibuk setiap waktu, bekerja di manapun dan kapanpun.
911 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
Hinaan Ipar untuk Sang Raja Bisnis

Hinaan Ipar untuk Sang Raja Bisnis

racau Pak Aruf sambil berjalan cepat menuju jalan setapak, keluar hutan. "Tunggu! Apa di hutan ini sering ada pemotor lewat?" celetuk pemuda yang tadi menemukan kalung Daran. "Kenapa? Ada beberapa warga yang sering masuk ke hutan pakai motor, biasanya mereka parkir disini lalu terus berjalan masuk ke hutan untuk menyadap karet," jawab Pak RT, menunjuk tempat biasanya dijadikan tempat memarkir motor.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai orang pedalaman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status