Istri Pilihan Oma
Ada rasa campur aduk di wajahnya—kaget, canggung, dan entah sedikit menyesal.
“Oma berharap,” lanjut Oma, suaranya lembut namun sarat makna, “meskipun banyak yang sudah terjadi, kalian mau mencoba lagi. Mungkin perjalanan itu bisa jadi awal… atau setidaknya, kesempatan.”
Zahra menunduk, jemarinya meremas ujung amplop. Sementara tuan arya hanya memalingkan pandangan, tapi pikirannya jelas tidak tenang.
الفصول الرائجة