Jodoh Malaikat Pelindung
Ia beranikan diri untuk mendekat ke ranjang, berdiri di samping Sasa yang berusaha bangun dan menghadapinya dalam posisi duduk.
"Lettu Akai Badai Bagaspati," gumam Sasa tersenyum getir, mengeja nama di dada kanan Badai, juga melirik brevet di PDU-nya. "Bagian mana yang nyata selain itu? Arleta, pacar kamu itu juga nyata?"
Badai mengangguk lemah.
"Brengsek!" sambar Sasa dengan air mata yang kembali mengalir, "brengsek banget kamu, Badai!" desisnya marah. "Sebenernya siapa kamu? Apa tujuan kamu, hah?"
Hot Chapters