Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Di puncak menara pesantren, berdiri satu pilar dengan ukiran: "Kalimat Terakhir Dunia ditulis bukan untuk mengakhiri, tapi untuk mengundang siapa pun menulis kembali." Lena dan Kai memandangnya lama, lalu berbalik. Di tangan mereka, lembaran kosong masih tersisa. Dan mereka tahu... ...selama ada halaman kosong, dunia tidak akan pernah benar-benar tamat. TAMAT.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

“Dan sayangnya... bahan itu yang terakhir. Udah gak ada bahan untuk membuat lagi.” Seketika suasana menjadi hening dengan sedikit suara jangkrik. Jaka menatap kakinya yang kosong. Perasaan kehilangan kali ini lebih dalam dari sebelumnya. Bukan hanya soal sepatu, tapi juga soal harapan. “Aku beneran... gak bakal bisa masuk pintu akhirat, ya?” ucapnya pelan. Penjaga toko tak menjawab. Hanya menatapnya dengan tatapan iba. ***
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

"Lah, kamu yang carinya nggak fokus makanya nggak lihat ada kotak di sana, ujar Tante Rara. Kenzo tidak mempedulikan ibunya yang sedang mengejeknya. Dia kembali berlari setelah mendapat kotak obat itu. Dia langsung menghampiri Ayu yang masih menunggunya di bangku taman. "Kenzo, kenapa kamu lama sekali?" tanya Ayu yang mulai bosan menunggu sahabatnya itu. "Iya maaf, tadi aku tidak menemukan kotak obat ini. Padahal aku yangbtidak melihat kotak yang ada di depanku," kata Kenzo sambil mengoleskan obat luka pada lutut Ayu.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Jawaban yang Sudah Cukup Aku tersenyum tipis. “Cukup.” Adrian langsung mengumpat. “JANGAN BILANG LO MAU—” Aku menatapnya. “…gue bakal balik.” Sunyi. “Kapan?” tanya Nara pelan. Aku terdiam. Dan itu— jawaban paling jujur yang bisa kuberi. Detik Terakhir Sebelum Melangkah Sinkronisasi siap Konfirmasi pilihan
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
Mengandung Pewaris Tuan CEO

Mengandung Pewaris Tuan CEO

Urus saja urusanmu sendiri. END OF SEASON 1 TERIMAKASIH, SUDAH MEMBACA SAMPAI HALAMAN INI ^^ ***
1043.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
AKU ADA DI BELAKANG

AKU ADA DI BELAKANG

Qiana kembali menyuruhnya pulang! Untuk sesaat mereka melepaskan ketegangan permainan berhenti sejenak. Tengkuk Qiana begitu berat seakan ada beban di sana, ia beberapa kali mengusapnya serta bulu halus tengkuknya juga ikut berdiri. Senter yang tadi di atas meja terjatuh begitu saja. Qiana dan yang lainnya saling melihat merasa tidak ada yang menyenggolnya, dengan getaran tangan Federica dan Qiana perlahan membungkuk meraih senter itu, perlahan senter diraih lalu tanpa sengaja senter itu mengarah pada ujung lorong dimana makhluk dengan mulut terbuka lebar juga matanya yang hitam legam merangkak mendekati mereka. Federica berteriak diikuti Qiana.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah Tuan Hakim

Terjerat Gairah Tuan Hakim

Tidak akan pernah diperbaiki. . . Finally, end. Selesai. Hihi. Aku kasih open ending, setuju ya? Yang artinya tidak happily after tapi juga tidak sad. Gantung. Aku membebaskan kalian untuk mengimajinasikan sisanya. Hehe. Jadi kalian bebas berasumsi apakah Harger dan Deu balikan atau tidak. . . . Aku izin pamit, mau sembunyi di bawah ketek Hores. Dadah ....
1031.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
AKU LELAH, MAS!

AKU LELAH, MAS!

] Tidak ada jawaban yang memuaskan sampai akhirnya dengan terpaksa akupun menerima perjodohan ini. Next?
8.520.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Mas Lurah

Terjerat Cinta Mas Lurah

Pamit Fajar. "𝗜𝘆𝗼 𝗝𝗮𝗿. 𝗔𝗸𝘂 𝘆𝗼 𝗺𝗲𝗵 𝗺𝘂𝗹𝗶𝗵. (Iya, Jar. Aku juga sudah mau pulang.)" Jawab Aksa sambil membereskan barang - barangnya. Sudah biasa jika Aksa pulang paling akhir, bahkan sepertinya malah sudah menjadi kebiasaan jika ia menjadi orang yang terakhir keluar dari Kantor Kelurahan jika sedang tidak ada kegiatan di luar.
870 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Dan di dalam cahaya yang mulai terbuka itu… janji yang selama ini tertunda… akhirnya… hampir selesai. dan hampir ter pecahkan semuanya
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pada akhirnya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status