Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pewaris Naga Majapahit

Pewaris Naga Majapahit

Bab 198. PENAMPAKAN TUBUH TANPA WAJAH Cahaya putih itu perlahan berubah, detik demi detik hingga akhirnya di dalam air yang ada di Pusaka Kaca Benggala memunculkan sebuah pemandangan kota yang sangat menakjubkan serta indah. Pemandangan itu berupa sebuah jembatan berwarna merah yang lebih dikenal sebagai Jembatan Ampera yang membelah sungai Musi di kota Palembang.
9.772.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as pak ambatukam
Show Reviews (12)
Read
+Library
MN Rohmadi
Selamat datang follower dan pembaca setia novel Menantu sang Jendral Besar, penulis mengucapkan selamat membaca novel terbaru Pewaris Naga Majapahit, semoga novel ini bisa menghibur penggemar setia penulis MN Rohmadi, terimakasih. Jangan lupa tinggalkan jejak komentar dan beri bintang lima.
Rubi man
Lanjut Thor, aku paling seneng klu alur cerita histori nya adalah dari bangsa sendiri Krn aslinya kita memang dulunya bangsa yg hebat JAWA DWIPA /NEGRI NUSANTARA sempalan surga, pokoknya BANGGA BANGET deh lihat sejarah sejarah NENEK MOYANG kita dulu, MAJAPAHIIT, SRIWIJAYA, KALI NGGA, DLL............
Read All Reviews
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

"Tamika! Tamika!" seru Makisha. Dengan napas terengah-engah, gadis itu berlarian mencari saudarinya di dekat peternakan sapi milik keluarga. Dengan sisa napas yang ada di kerongkongan, Makisha berlari menuju kebun apel yang tidak jauh dari peternakan. Tiba di sana, dia mengedarkan pandangan mencari keberadaan Tamika. Benar saja, gadis berkepang dua itu ada di sana.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as pak ambatukam
Read
+Library
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

Salah satu tetangga menimpali, mengibaskan tangan layaknya menghalau anak ayam. Tak sanggup lagi bicara, Gea beringsut mundur lalu berbalik menuju motor. Niatnya ingin membuat Vita malu di depan orang banyak, eh ... dia yang malu sendiri. *** Pukul satu siang seorang lelaki yang mengenakan kaos polos berpadu dengan celana jeans pendek warna hitam bertandang ke rumah Vita. Tak lain, pemuda itu adalah Azam, anak dari Bu Eka yang dimintai bantuan mencari kontrakkan untuk usaha yang akan dirintis.
4.8K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as pak ambatukam
Read
+Library
CEO Tampan Pemenangnya

CEO Tampan Pemenangnya

Scarlett berkata seolah dia bisa mengendalikan pria di depannya ini. “Bagaimana jika aku menolak menemanimu?” pria itu berkata sambil menunjukkan senyuman aneh. “Omong kosong, cepat katakan berapa tarif yang kamu inginkan? Seribu dolar? Dua ribu dolar? Atau mungkin tiga ribu dolar?” Scarlett berkata dengan tidak sabar. Pria itu tersenyum sambil menyesap minuman di tangannya, “Baiklah jika kamu bersikeras, aku setuju menemanimu malam ini.”
9.42.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as pak ambatukam
Read
+Library
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Jawab Mia, cengengesan. "Gabbar,satu porsi sate ayam buat neng Mia". Kata mang Seto, dengan Gabbar melainkan keponakannya. "Siapa mang,orang baru?". Tanya Mia, penasaran dengan pria berwajah tampan dan berkulit sawo matang. "Iya, keponakan mamang. Namanya Gabbar Izz dari desa sebelah,daripada nganggur gak jelas katanya,mau cari kerja". Jawab mang Seto, memperkenalkan keponakannya itu.
92.6K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as pak ambatukam
Read
+Library
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

[Ya ampun, Bwang, lengannya aja dah tamvan, apalagi orangnya. [Mau dung rebahan di lengan Abang, aww ... awww ] [Aku makin yakin kalau Bang Sam ini memang full tamvan, lihat aja tangannya kekar gitu.] [Uwooww ... mau dong digendong tangannya si Babang Tamvan.] [Bang, kapan-kapan posting wajahnya dung, gue penasaran setengah mati ama lu.] [Bang Sam, balas dung chatan aku. Tega amit ama fans.]
1037.6K viewsCompletedAdded to Library 751 Times as pak ambatukam
Read
+Library
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

Meski Pak Joko agak kaget mendengar permintaanku, namun beliau mengangguk saja lalu kembali memandang beberapa tetangga yang masih bergerombol di rumah Budhe Narni. "Kalau di kampung gini memang banyak cctv ya, Bu," ujar Pak Joko sembari tersenyum tipis. Dia pun menyeruput teh hangat yang disiapkan ibu barusan. "Rum ... mobil siapa itu?" tanya Mbak Ambar mulai kepo. "Mobil Mas Huda, Mbak," balasku singkat. Kedua matanya membulat lalu mereka pun saling berbisik.
10100.8K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as pak ambatukam
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Sedangkan umur kami selisih dua tahun. "Hari ini mas punya dua kabar. Adek mau yang bahagia dulu apa yang kurang bahagia?" "Yang bahagia dulu!" ujarku mantap. "Sebentar lagi, Mas naik pangkat jadi praka," ujarnya. "Alhamdulillah, selamat ya Mas!" "Berita kurang bahagianya, kesatuan Mas akan melakukan serah terima dengan yonif 962 pamtas RI-Papua Nugini," ujarnya lirih.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as pak ambatukam
Read
+Library
Mati Kembar
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Pak Mang Ayep tiba-tiba menepuk punggungku dan kembali tertawa sambil melihat wajahku yang seakan-akan tidak percaya atas apa yang dikatakan. Hahahaha “Kalem, urang mah euweuh hubunganna jeung maneh, ngan jelema-jelema khusus anu bakal aya hubunganna jeung anu ku urang obrolkeun. (Tenang, aku tidak ada hubungannya denganmu, namun hanya manusia-manusia khusus yang akan ada hubungannya dengan apa yang aku obrolkan.)” “Tapi,”
9.631.0K viewsCompletedAdded to Library 650 Times as pak ambatukam
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status