Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

ujar Abhi menyemangati diri sendiri. Hampir dua jam mereka berputar-putar. Abhi bahkan sempat bertanya pada beberapa tukang parkir hingga pengemudi ojek online. “Bang, tahu tidak penjual gule kambing yang dandanannya Madura banget dan kumisnya kayak karakter di film-film lama?” Sampai akhirnya, di sebuah gang yang cukup padat di daerah pelabuhan, mereka melihat sebuah spanduk kusam bertuliskan: GULE KAMBING ASLI MADURA – CAK KUMIS.
10610 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as pak ambatukam
Read
+Library
CEO Tampan Itu Memaksaku Menjadi Aktris

CEO Tampan Itu Memaksaku Menjadi Aktris

Oryza memiringkan kepala karena bingung. “Tuan Altair, pendiri STAR-S dan salah satu dari sepuluh orang terkaya menurut majalah forbest. Bagaimana mungkin kau tidak tahu?” tanya Agnes sembari menggoyangkan tubuh Oryza. “Pendiri STAR-S, tunggu sebentar. Aku bekerja di Vision PH karena Oppa Damian. Memang vision memiliki hubungan erat dengan STAR-S dan beberapa iklan atau promosi di Indonesia kitalah yang mengerjakan.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as pak ambatukam
Read
+Library
Berebut Pantas

Berebut Pantas

“Lama tidak berjumpa denganmu, Varen Adhitama.” “Satria,” ucap Varen menyebut nama lelaki berperawakan gagah, tinggi, dan berkulit putih bersih seperti artis-artis luar negeri. Hanya saja, rambutnya gondrong, tapi terkuncir rapi dan cocok sekali dengan penampilan dan perawakan dia.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as pak ambatukam
Read
+Library
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Pak Imam menyahut. "Em, biayanya berapa ya, Pak Imam?" Langsung saja kubahas biaya. "Kalo urut, seiklasnya, Mbak. Dulu, waktu ngantar orang Bumi Mas kesini, dia ngamplop seratus ribu sekali urut. Anaknya umur empat tahun, jatuh dari sepeda kakinya patah, tiga kali urut, Alhamdulillah sembuh," tutur Pak Imam.
7.840.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as pak ambatukam
Read
+Library
Prabu

Prabu

Berkali-kali Prabu menggosokkan kedua matanya. “Tidak mungkin! Ini bohong kan?” tanyanya heran. Pupilnya bergetar. Pandangannya tidak bisa teralihkan dari sosok pria yang ia panggil paman. 'Paman itu sedang terluka, tapi bagaimana bisa ia masih bergerak dengan gesit dan lincah seperti itu? Dia bahkan sudah menumbangkan beberapa orang sekaligus.’ 'Dia menggunakan tubuh orang lain sebagai tameng dan menyerang balik dengan sangat cepat di titik vital mereka.’
2.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as pak ambatukam
Read
+Library
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Kata Vita. "Itu tidak masuk akal bagi aku." Kata Daffa. "Terserah saja, kamu memang sulit dikasih tahu oleh orang lain." Kata Rafael. "Sudah, ayo kita temui Kuhar!" Kata Ilham. Aku dan semua teman aku pergi menemui Kuhar. Kuhar membawa kami ke suatu tempat di dekat perbatasan antara hutan dan jalan menuju kampung Lamuna. Lalu, Kuhar membawa kami ke sebelah kiri dan di sana terdapat sebuah panggung yang sangat megah. Saat melihat panggung itu, aku teringat akan mimpi yang tadi aku alami. Di mimpi aku juga terdapat panggung itu hampir sama hanya saja panggung di sini sedikit lebih berbeda. Karena di sini banyak hiasan dan juga terdapat lampu padahal sekarang pagi hari. Aku bertanya kepada Kuha
611.6K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as pak ambatukam
Read
+Library
Catur Rogo

Catur Rogo

tanya Angkoro Darso dan mengepulkan asap dari rokok yang sedang ia hisap. Ki Broto menyeruput kopi dan menaruhnya. "Belum pasti. Tapi tak jauh dari tempatmu bertemu salah satu dari mereka dulu. Mereka membuka toko pakaian," jelas Ki Broto yang mendapat informasi itu dari anak buahnya. Yang tak lain adalah mantan pacar Mayang. "Buat saja wanita itu menjadi tumbalku, To. Aku mulai kesusahan mencari tumbal," keluh Angkoro Darso.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as pak ambatukam
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

jawab Huo Mian. “Dia tidak dihitung sebagai pacar, lebih seperti teman dengan manfaat. Wanita-wanita itu semuanya murah dan tercela, berkencan dengan saya untuk uang saya dan bukan untuk saya. Saya jelas tidak bisa setia kepada mereka. Tapi kamu berbeda, aku sudah menyukaimu sejak SMA. Huo Mian, beri aku kesempatan, dan aku akan baik padamu. Saya tidak hanya bermain-main, kita bisa bertunangan sekarang dan menikah dalam waktu satu bulan. Setelah kita menikah, aku akan membelikanmu rumah dan mobil, dan membiarkanmu hidup dengan nyaman. Aku akan merawat ibu dan saudaramu selamanya juga.”
104.2K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as pak ambatukam
Read
+Library
Tiba-Tiba Dimadu

Tiba-Tiba Dimadu

Pengantinnya tidak terlihat begitu jelas karena kamera perekamnya adalah kamera amatir dan juga posisi video yang diambil dari jarak jauh, namun aku bisa melihat kedua pengantin mengenakan pakaian adat khas jawa memakai kebaya merah dan terlihat sangat cantik. Lalu di slide yang lain terlihat agak dekat namun aku tidak yakin bahwa itu seperti suamiku dan wanita lain aku tidak melihat Ada kemiripan di sana. "Oh ini ya, terima kasih Bu." aku serahkan itu ponsel itu kepada pemiliknya. "Apa Mbak jannah, tidak merasa kalau itu, mirip Dokter Rafiq?" "Angle dari samping agak mirip ... Tapi, Saya yakin itu bukan suami saya karena baru pagi tadi saya bicara padanya dan dia masih berada di daerah."
1059.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as pak ambatukam
Show Reviews (15)
Read
+Library
Kiky
endingnya sangat mengecewakan..! padahal secara jelas udah kentara banget kamu itu cuma cadangan Jannah..! seandainya aib nya angel gak ketahuan, gak akan mungkin Rafiq mau nyariin kamu.. ini malah balikan lg ma Rafiq.. astaga harga diri wanita di novel² skrng pada gak ada ya...??
anne annisa
versi disini berakhir indah buat jannah. makasih thor udah kasih ending yg lbh baik buat rafiq dan jannah. dulu waktu baca di inn****sama kabeem, sumpah aku pengen protes. gitu amat nasib jannah maupun rafiq. sukses selalu buat author. tetap semangat untuk berkarya.
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status