Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMI TOXIC

SUAMI TOXIC

Biasanya langsung kirim ke aku] Dasar adik gak tahu sopan santun. Wa kakaknya, bukan ucapkan salam, malah langsung nodong minta uang. Aku heran, sudah dewasa dan bekerja, kok masih saja minta uang sama kakaknya. Rasanya ingin kubalas wa darinya, tapi aku malas ribut sama Mas Dani karena pasti dia akan membela adiknya. Ting. [Mas, kok dibaca doang? Kirim uangnya sekarang, ya!]
1044.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami

Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami

Dia tidak ingin memperpanjang masalah. "Udah, Dek. Kamu tunggu sini dulu. Bilang aja ke Kakak, kamu mau berapa? Nanti Kakak kasih. Bapak kamu itu kemarin udah ngasih uang ke aku sepuluh juta, loh!" bentaknya dengan suara lantang. Deg! "Oh, ya? Sepuluh juta? Ya ampun, Mbak! Aku mana pernah dikasih Bapak duit segitu?" tanyanya dengan suara lirih.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

“Apa maksudmu? Kamu mau putus hubungan sama aku? Aku ini putra kandungmu, kamu nggak mungkin menelantarkanku.” Awalnya, Yohan hanya melontarkan pertanyaan dengan terkejut. Saat tidak mendapatkan respons dariku, dia baru berkata dengan agak takut, “Nggak bisa! Meski kamu mau pergi, kamu juga harus berikan aku sejumlah uang. Di mana akta rumah kita?”
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Mokondo vs Wanita Materialistis

Mokondo vs Wanita Materialistis

"Kita sudah bersama selama tujuh tahun. Kamu bisa menghitung sebenarnya berapa banyak aku sudah menghabiskan uangmu." "Kalau kamu tidak bisa menunjuk berapa yang dipakai untukku, tolong kembalikan puluhan juta utangmu padaku." "Kalau tidak, baik kamu maupun perusahaanmu, siap-siap saja aku tuntut." Omongannya selalu bilang tidak ada hubungannya dengan uang. Namun, setiap saat dipenuhi oleh uang. Dan dia, yang di mata orang lain adalah putri keluarga terpandang Kota Cendana yang hidupnya menghambur-hamburkan harta.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

“Danu, kakakmu sudah tiada. Di rumah ini, hanya kamu satu-satunya lelaki. Kalau kamu tak membantuku dan malah meminta uang, apa kamu ingin memaksaku dan anakku mati?” Ucapan itu tentu saja bohong. Namun Bara sama sekali tak bisa membantah. Para tetangga yang mendengar pun memandangku dengan iba, lalu menasehati Bara agar sedikit membantu kakak iparnya. Wajah Bara menggelap. “Kakakku bilang masih ada uang sejuta. Itu pasti benar.” Aku tersenyum dingin, lalu berdiri dan mengeluarkan seluruh barang milik Bara.
21.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Kesalahan Semalam dengan Dosen Tampanku

Kesalahan Semalam dengan Dosen Tampanku

“Dimana uang itu?! Berikan padaku!!” “Uang apa yang mbak maksud?” Kepalanya pusing sekali. Dia baru tidur beberapa jam setelah muntah-muntah hebat tadi malam dan sekarang dengan kasar kakaknya masuk ke dalam kamarnya dan membangunkannya dengan paksa padahal dia kira kakaknya sudah pulang kemarin. “Jangan pura-pura bodoh, dimana uang 100 juta itu?!”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Cintaku Adalah Cinta Pertama Kakakku

Cintaku Adalah Cinta Pertama Kakakku

Aku dan sahabat terbaik kakakku, Revano, sudah berpacaran tiga tahun, tetapi dia tidak pernah mau mengumumkan hubungan kami. Namun, aku tidak pernah meragukan cintanya padaku. Bagaimanapun, dia pernah punya 99 pacar, tetapi dia tidak lagi melirik perempuan lain sejak bersamaku. Bahkan ketika aku hanya sedikit masuk angin, dia akan langsung meninggalkan proyek bernilai puluhan miliaran dan terbang pulang. Sampai hari ulang tahunku, aku hendak memberi tahu Revano bahwa aku hamil. Namun, untuk pertama kalinya dia lupa hari ulang tahunku dan menghilang tanpa jejak. Pembantu memberitahuku bahwa dia pergi menjemput seseorang yang sangat penting dari luar negeri. Aku bergegas ke bandara dan melihat
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Terjerat Aturan!

Terjerat Aturan!

Batinku ikut penasaran sebelum akhirnya sebuah notifikasi pesan terdengar dari ponsel milikku. Setelah melihat nama pengirimnya, aku lalu membuka pesan yang ternyata dari Bram, adikku. “Mbak, uangku sudah habis. Bilang Mas Adam ya, aku minta uang untuk bayar kuliah 10 juta, lalu kos bulan depan 2 juta dan juga uang jajan ya,” pinta adikku yang membuatku merenung sebelum aku mendapatkan pesan lainnya dari ibu.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

Darimana jika harus membayar denda? Kedua kakakku hanya kompak memberiku pinjaman uang masing-masing lima ratus ribu. Jadi, aku hanya memiliki uang satu juta. Sementara untuk membayar denda, aku diharuskan membayar 5 juta. Uang dari mana? Mau tidak mau, aku jalani saja.
9.647.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Minta pada Tania dan Tante Eva pun percuma hanya celaan yang kudapatkan, kedua wanita berhijab itu saling memandang beberapa saat. "Ya sudah kalau gitu besok kita kemari lagi tapi uangnya harus ada tiga ratus ribu." Akhirnya dadaku kembali lega, mereka berdua pamit setelah memberikan pepatah panjang kali lebar. "Bu Ninik, Bu Ninik, sampeyan tuh ya udah tua tapi banyak hutang," celetuk Tante Eva. "Lain kali jangan pinjem-pinjem duit lagi makanya, Bu. Udah tahu kedua anaknya pengangguran, bukannya mikir." Kini Tania yang bersuara seolah kata mereka tak bisa habis untuk digunakan mencela.
9.7349.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai pantun minta uang ke kakak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status