KAMAR KEDUA
tanya Sheza, menjelang siang itu dia masih punya waktu beramah-tamah dengan Tuti sembari menunggu taksinya datang.
Tuti menyadari arah pandangan Sheza yang tertuju pada kertas di tangannya. Ia mengangkatnya. “Oh, ini …. Ini jadwal tukang bersih-bersih yang datang ke rumah, Bu. Bersih-bersih rumah, laundry, tukang taman, tukang kolam, semuanya datang di waktu Bapak nggak ada di rumah.”
“Selalu waktu Bapak nggak di rumah?” Sheza mengernyit.