Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Malam ini adalah malam peresmian Kafe. Bukan, bukan kafe Arkan, tapi kafe milik Nadya, sahabat Zea. “Jadi sekarang kita punya tempat nongkrong resmi nih.” Ujar Vivid. “Yep, lebih tepatnya satu tempat lagi, selain warung bakso Mang Usep,” tukas Nadya sambil terkekeh. “Selamat ya Beb!” kata Zea, mengangkat gelas berisi sarsaparilla. Cairan pekat berwarna kecoklatan mirip cola.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
When The Lights Fade

When The Lights Fade

Kota ini tidak pernah benar benar tidur, tapi bagi sebagian orang, malam bukan tempat untuk merayakan hidup—melainkan tempat untuk lari dari kenyataan. Di sebuah café kecil di Kemang, cahaya temaram dari lampu gantung menciptakan bayangan di dinding bata merah. Aroma kopi pekat bercampur dengan asap rokok dari beberapa pelanggan yang tenggelam dalam obrolan mereka. Di sudut ruangan, seorang pria berjaket kulit usang duduk dengan botol bir di tangannya, matanya kosong menatap panggung kecil.
652 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
Polisi Tampan itu Ayah Anakku

Polisi Tampan itu Ayah Anakku

Cafe Ryu salah satu tempat terfavorite banyak orang, selain makanannya yang lezat view cafenya pun menyuguhkan pemandangan yang asri dan sejuk. “Tapi nggak enak kalo ke Cafe Ryu siang hari. Lebih enak malam hari nongkrong melepaskan penat lepas bekerja gitu. Boleh nggak Ndan acaranya pulang kerja aja?” usul Jupri. “Bener juga.” “Terserah kalian. Sabtu-minggu kita nggak kebagian piket,” kata Batara menambahkan. “Ini makan siang atau makan malam, Ndan?”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
My Husband's Secret

My Husband's Secret

“Bakan kalian kompak banget!” Mas Gala terlihat kikuk. Mungkin dia malu dengan ucapan Melica. Melica memanggil pelayan. Kemudian dia memesankan espresso. Masih terlalu dini saat kami datang ke café yang buka jam 10 siang ini. Mengingat, café kopi seperti ini lebih ramai ketika sore. Tapi ya, sepertinya aku dan Mas Gala memang sedang membutuhkan penahan kantuk. Bukankah semalam tidurku tidak terlalu nyenyak? Pun Mas Gala. Dia menyetir dari Garut ke Bandung yang juga butuh penyegar.
1022.4K viewsCompletedAdded to Library 717 Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Sore itu, langit kota malam berwarna hitam cerah dengan bulan yang indah, hangat dan damai menyelimuti setiap sudut jalan. Di sebuah kafe mungil yang terletak di pojokan, aroma kopi, makanan, dan kue segar membaur menjadi keharuman yang menggoda indera penciuman. Arga duduk di kursi kayu dekat jendela, tangannya sibuk menyeka gelas yang baru selesai dicuci, sementara pikirannya melayang pada hari libur yang dia jalani kali ini.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

Sesekali ia tertawa menanggapi candaan mereka. Malam yang cerah dan hangat di bulan September. Biasanya di bulan itu, siang teramat panas namun mendung di sore hari, bahkan hujan di penghujung sore hingga memasuki malam. Beberapa hari seperti itu, namun mereka bertiga sungguh beruntung melewatkan sore yang terang dan malam yang cerah. Tak sedikitpun mendung menggayut. Dan saat malam telah larut, kafe pun telah tutup, Mae beranjak dari tempat duduk. "Aku harus mengakhiri pembicaraan ini atau besok aku akan kesiangan lagi."
103.1K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

sungut Keya lalu mengapit lengan Liam manja. Cafe sederhana di tepi jalan menyambut mereka dengan cahaya temaram. Aroma kopi dan roti panggang memenuhi udara. Lesti memesan minuman hangat, Mila memilih milkshake, sementara yang lain sibuk bercanda setelah memesan makanan. "Aku nggak habis pikir," kata Rizal sambil tertawa, "kenapa orang rela bayar mahal cuma buat mabuk sama lampu kedip-kedip."
1038.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Nggak perlu terluka dulu. "Eit, tunggu! Ada orang, malu dilihat." "Cuekin aja." Perlahan suara canda mereka menjauh, ditelan kegelapan malam. *** [Sore minggu kt hunting yuk. Ada kafe mulai viral nih]
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 521 Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Kenapa, sih? Ditinggal istri?” Kai mendelik tidak suka atas pertanyaan tersebut. “Just shut up, will you?” Vito Kataraga justru tertawa puas sampai memukul permukaan meja kayu Lucky Cat yang malam Minggu seperti ini ramai luar biasa. Waiting list di kafe bergaya industrial di kawasan Plaza Festival, Kuningan, tersebut benar-benar gila, namun sepadan dengan ambience yang didapatkan mereka untuk menghabiskan malam Minggu ini.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
FIRST NIGHT WITH THE DEMON

FIRST NIGHT WITH THE DEMON

Berlari kecil keluar butik, dia sempat berpapasan dengan Pram di pintu masuk. "Bawa gitar mau ke mana?" tanyaku seraya menutup laptop. "Ngamen," jawab Pram, singkat. Dahiku mengerenyit. "Ngamen?" Pram melihat jam tangannya. "Satu jam lagi di kafe, mau ikut?" "Sejak kapan kamu ngamen di kafe?" "Sudah lama, setiap malam Minggu. Untuk menyalurkan hobi." "Aku tidak bisa ikut. Sorry. Si kecil sudah menunggu." Aku menolak ajakan Pram. Sekarang hampir pukul enam sore.
1035.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as pap malam minggu di cafe
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status