Pesan Kotor Di Laptop Anakku
Mau habis atau tidak, yang penting Papi harus membayarnya semua.
“Terima kasih, Mas,” kata Papi ketika semua makanan sudah siap di meja. Pelayan itu hanya mengangguk dan berjalan kembali dengan langkah tergesa.
“Ika, Ario. Habiskan semua makananya! Jangan mubazir. Kalian pesan terlalu banyak. Papi tahu, ini bukan karena kalian lapar, tapi karena ingin membuat Papi mengeluarkan banyak uang, kan?” Papi jadi ikut-ikutan mengintimidasi kami. Mukanya tampak kurang senang. Oh, jadi sekarang dia berani berbicara kasar begitu?