Samaran Terakhir
LOKASI: LABIRIN DI BAWAH GUA - MALAM PEKAT
STATUS WAKTU: MENGHADAPI KENYATAAN, PENCARIAN YANG TAK BERKESUDAHAN
Keheningan itu hampir mencekam, seperti udara yang berhenti bergerak. Adrian dan Armand berdiri di depan simbol yang terus berkilauan, membakar mata mereka dengan kilat yang semakin terang. Di hadapan mereka, pintu besar yang terbuat dari batu purba terbuka sedikit, memberikan pandangan ke dalam sebuah labirin yang gelap dan penuh dengan bayangan yang tidak bisa mereka identifikasi.