BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR
Mereka membawa tiga pusaka legendaris itu: Pedang Kembar (Mandarin Duck), Golok Naga Hijau (Qinglong), dan Tombak Ular (Snake Spear), meski mungkin masih terbungkus kain kumal.
"Dengar," kataku sambil berdiri tegak, menatap mata mereka satu per satu. "Leluhur kalian boleh saja meninggal sebagai penjual sandal yang ditertawakan anak kecil. Tapi di sini, di Parombunan, sejarah tidak akan berulang."
Aku berjalan mendekati Liu Bei, yang meskipun belajar medis dari tabib marga Hua, tetap dihormati sebagai 'Kakak Tertua' oleh dua raksasa di sampingnya.