Penyesalan Seorang Suami
Dan rasa penyesalan karena begitu terbuai dengan mulut manis itu, yang sebenarnya hanya mengeluarkan racun yang begitu mematikan.
Tak terasa tangan ini mengepal dengan begitu kuat, hingga kuku-kuku tajam yang ada di jemariku menancap pada telapak tanganku. Menimbulkan rasa sakit, namun tak mampu mengalahkan rasa sakit di dalam dada dan jiwa.
"Kamu ...." desisku tertahan. Lelaki itu diam dengan wajah datar. "Aku turut berduka cita atas kematian kedua orang tuamu dalam waktu yang hampir bersamaan ...,"