Istri Rasa Pembantu
Namun, dengan nada lembut namun tegas, Salwa menolak, "Bibi kerjakan yang lain saja, pagi ini biarkan aku yang memasak sarapan."
"Tapi, Non..." sang pembantu mencoba protes.
"Bibi..." Salwa memotong dengan lembut.
Melihat determinasi di wajah istri tuannya, si pembantu hanya bisa pasrah.
“Bibi cuci baju saja, ya. Sudah aku keluarkan baju kotor aku dan Mas Kaif," suruh Salwa.
"Baiklah, Non. Tapi kalau butuh bantuan, segera panggil saya, ya."