Sentuhan Panas Editorku
Ia segera memakainya untuk menutupi tubuh bagian atas, meski handuknya masih terpasang longgar di pinggang.
Lalu, matanya tertuju pada lemari pakaian. Sebuah ide muncul di benaknya, sebuah cara untuk memastikan situasi ini tidak terulang, dan, yang lebih penting, untuk menenangkan penulisnya yang dramatis.
Wildan berjalan ke lemari, menarik keluar satu sprei cadangan yang warnanya serasi dengan interior kamar. Sprei lebar itu ia bentangkan dan dengan cepat ia ikat ujungnya ke tiang kanopi di ranjangnya dan sisi lainnya ia ikat ke tiang yang sama di ranjang Meysa, menciptakan sebuah dinding pembatas darurat. Dinding kain yang memisahkan ranjang mereka.
Bab Populer