Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Semalam Bersama Tuan Presdir

Semalam Bersama Tuan Presdir

kata Aruna sambil menyiapkan bubur kacang hijau untuk Bima. Kacang hijau adalah salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk menggantikan konsumsi nasi. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan green gram, mung bean, golden gram, dan nama ilmiah Vigna radiata L. Satu gelas kacang hijau seberat 100 gram dapat memberikan Anda kandungan zat gizi sangat banyak dan kompleks. Kacang hijau termasuk sumber protein, vitamin, serta mineral terbaik di antara kacang-kacangan sejenisnya.
1049.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Benih Mantan Pacar

Benih Mantan Pacar

Suaranya terdengar serak, mencerminkan semua kekhawatiran yang menumpuk sepanjang hari. Axel terkejut dengan reaksi Elara yang begitu emosional. Tangannya yang tadi sibuk membawa sekantong belanjaan refleks melepaskannya, dan kantong itu jatuh ke lantai, isinya berserakan. Sebuah kotak martabak muncul dari dalam kantong tersebut, menggulingkan beberapa minuman kaleng yang juga ia bawa.
666 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Jika Tak Bisa Dipertahankan

Jika Tak Bisa Dipertahankan

Sialnya, ujung bajunya tak sengaja menyenggol mangkuk sup di atas meja. “Prangg!” Mangkuk sup itu jatuh ke lantai, hancur berkeping-keping bersama hatiku. “Marvel.” Aku memanggilnya, lalu mengeluarkan botol kaca berisi sembilan puluh sembilan butir kacang kedelai dari sakuku. “Sembilan puluh sembilan butir kacang kedelai, coba dihitung.” Langkah Marvel terhenti, dia berbalik dan menatapku dengan wajah terkejut.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Jantungku berdebar keras di dadaku. "Di mana?" "Auravilla!" Alex terengah. "Kami melacak kartu kreditnya. Dia membeli sejumlah besar pigmen langka dari pemasok restorasi seni kelas atas di Auravilla." Auravilla. Tempat kami pertama kali bertemu.
25.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 679 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Gerakannya teramat kasual dan santai, seolah sang kepala suku buas itu hanya sedang memegang buah kelapa muda yang siap dipecahkan cangkangnya di atas bebatuan. "Aaaarghh! L-lepasin! Tangan lo... Tangan lo gila! Patah... Patah tulang gue!" jerit senior itu histeris memecah keramaian kantin siang itu, kedua bola matanya melotot lebar seolah mau melompat keluar dari rongganya karena syok luar biasa.
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Meminjam Benih Kakak Ipar

Meminjam Benih Kakak Ipar

Ia hendak mengabaikannya, tetapi suaranya membuatnya berhenti. “Agra! Nak, bisa tolong bantu panggilkan Deana? Aku membeli kurma muda, katanya bagus untuk program kehamilan.” Suara Carla menghilang di balik pintu dapur. Agra menoleh ke pintu kamar Deana yang letaknya berada di bawah tangga. Menarik napas panjang, kemudian berbalik menuju pintu itu. Ia hanya berdiri di sana selama beberapa saat dengan wajah datar sebelum mengetuknya dua kali.
693 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Benih Dao Kekacauan

Benih Dao Kekacauan

Ye Chen sedikit mengangguk dan menjelaskan, "Qing'er sebelumnya berkata, bahwa untuk menghancurkan sebuah formasi, kita harus menghancurkannya dengan kekuatan atau membongkarnya secara perlahan-lahan. Dan karena kita tidak memiliki ahli formasi, kita hanya bisa menghancurkannya dengan kekuatan, tapi kekuatan kita saat ini tidak cukup. Jadi, jika kita ingin menghancurkannya dengan kekuatan, kita harus meningkatkan kekuatan secara signifikan dan cepat." "Dan Pil Peledak adalah cara tercepat untuk mendapatkan kekuatan kita dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kita harus menentukan, siapa yang akan meminum Pil Peledak atau tidak, karena Pil Peledak ini hanya memiliki empat buah."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

"Ini juga, rendemnya kurang lama. Makanya masih keras." Clara mengambil sedikit sambal kacang. Setelah mencicipi ia mengorek-oreknya. "Tebakan gue bener. Kacangnya pasti gosong karena lo goreng pake api gede. Makanya jadi pahit." Desy lalu mengambil kerupuk dan langsung mengomentarinya. "Minyaknya pasti kurang banyak waktu menggorengnya. Makanya sebagian mekar, tapi sebagian lagi belum kena minyak."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Ia mulai menyentuhnya dengan sedikit keraguan. Pak tani melihat-lihat kotak itu dengan cermat. Di cek nya semua sisi kotak dengan teliti. Semua sisinya dipenuhi dengan ukiran yang memukau. Terdapat sebuah gembok yang mengunci kotak itu. Namun dilihat-lihat tidak ada kunci yang menempel di kotak tersebut. “Bagaimana kita dapat membukanya, kotak tergembok dan tidak ada kuncinya” kata pak tani.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

"Ini kecap manisnya pakai yang merk ini aja. Kecap ini dibuat dari kacang kedelai hitam dan dirawat seperti anak sendiri. Rasanya-" "Nama kacang kedelainya Malika ya Bang? Hahhahaha... Adek kemarin ada lihat iklannya di televisi. Enak ya, Bang? Kalau Abang udah bilang enak, pasti enak. Abang kan maha tau segala selain Allah subhanawaa'taala." Anak Dewa tertawa gemas sambil mengacak-acak rambut Embun. Cukup sudah! "Embun, kamu ikut dengan Abang saja ke kantor. Biar Bik Popon saja yang berbelanja dengan si Anak Dewa Kodok ini. Dia kan maha tau segala. Ayo, ikut Abang!"
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai pemecah kacang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status