Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Pengganti Tuan Muda

Istri Pengganti Tuan Muda

Delisha begitu terkejut dan tidak bisa menahan tawa kecilnya. Dari dulu memang Rey begitu suka dengan kartun anak kecil itu. Delisha mengingat betul betapa suaminya sering kali tertawa terbahak-bahak saat menontonnya. Namun, Delisha tak menyangka bila kesukaan suaminya pada kartun tersebut masih bertahan hingga sekarang. Ia memandang Rey dengan keheranan, memikirkan betapa setia dan terbuka hatinya Rey terhadap hal-hal yang membawanya ke masa kecilnya. "Di mana?" tanya Rey kembali, sedikit panik.
995.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Penguasa Dari Tatanan Lain

Penguasa Dari Tatanan Lain

Pemuda itu memiliki ekspresi yang sangat datar bahkan tampak malas, sehingga dari tampang nya saja tidak ada yang tahu kalau sebenarnya ia sekarang sedang berpikir keras. “Sekarang, mengapa aku tiba-tiba berpikir situasi ini mirip seperti dalam komik-komik isekai yang ku baca. Namun aku tidak tertabrak truk, dan jelas ini bukan reinkarnasi, tapi bukan itu intinya. Yang ku permasalahkan adalah, apa aku benar-benar di dunia lain?“ Mata pemuda itu mulai melirik pintu keluar yang tertutup rapat, nyaris tak terlihat karena sangat menyatu dengan papan.
10704 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Kata pemuda itu tampak bersungguh-sungguh. Sikakek menghela nafas, dia melipat kedua kakinya yang pendek. Lalu pandangi wajah pemuda itu dengan membuka mulut. "Kau hendak bicara apa?" "Hmm, sebenarnya aku sedang dalam perjalanan mencari sebuah tempat bernama Lembah Tapa Rasa.” Jelas pemuda itu menegaskan keinginannya. Si kakek tersenyum, lalu berkata dengan mencemooh.
98.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Kepincut Duda Berjanggut

Kepincut Duda Berjanggut

Mereka memerhatikan Andi, Azrina dan perempuan muda bernama Nisa, yang kembali tergelak karena tingkah lucu karakter film kartun. "Mendengar tawa anak kecil, Ibu jadi ingat, waktu anak-anak masih bocah," tutur Rumaisha sambil mengamati Azrina. "Tingkah Faris, Dharvan dan Ira, lebih kacau daripada Azrina. Karena mereka berebut remote televisi," jelasnya seraya tersenyum. "Aku ingat. Lagi asyik nonton kartun, ehh, tiba-tiba salurannya ganti jadi sepakbola," keluh Elmeira.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Sang Putri: Dari Terbuang Jadi Kesayangan

Transmigrasi Sang Putri: Dari Terbuang Jadi Kesayangan

Dengan cepat sang putra mahkota menunggangi kudanya untuk mencapai tempat Deming berada saat ini. Liwei tersenyum tipis saat menarik busur dan mengarahkannyakepada semak-semak tempat Deming melihat seekor harimau jantan tadi. “Aku akan mendapatkannya,” gumam Liwei saat menangkap kilatan warna jingga dari bulu kucing besar itu.
9.816.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Geger Pendekar Naga

Geger Pendekar Naga

Sementara itu, seorang pemuda berdiri cukup jauh dari banyak penduduk yang menyambut kedatangan dari Karta Waruga, pemuda itu menatap Karta Waruga dengan senyuman yang pahit. "Saudaraku, para perempuan itu hanya menggilainya rupa si Karta itu. Mereka tidak tahu jika sosok itu terkenal sangat kejam dan tidak berhati," tutur Arjunawan yang sejak awal berdiri di samping pemuda itu yang tidak lain adalah Banyu Aji. Banyu Aji dapat melihat jika Arjunawan sosok yang tidak menyukai Karta Waruga. Hal itu terlihat dari tatapan mata dan kata-kata yang keluar dari mulutnya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Kultivator Inti Semesta

Kultivator Inti Semesta

“Oh, aku tak berharap di alam rendah seperti ini ada orang yang ingin pergi ke pusat galaksi. Terlebih lagi yang bicara seorang pemuda.” Tawa menggema dari kelompok itu. Mereka saling menyikut, seolah menemukan bahan hiburan baru. Wajah mereka benar-benar biadab. Seolah melihat Xiao Tian bukan sebagai manusia, tapi sebagai mangsa yang baru datang ke kandang singa. “Anak muda, ini bukan tempatmu untuk bepergian. Sekarang kembalilah. Tapi serahkan dulu semua hartamu. Jika tidak—”
9226.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai pemuda hijrah kartun
Tampilkan Ulasan (106)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
DILECEHKAN CALON SUAMIKU

DILECEHKAN CALON SUAMIKU

Untung saja benih penjahat itu tidak tumbuh menjadi seorang bayi, karena kalau itu sampai terjadi mungkin aku tidak akan siap untuk hari ini, hari di mana aku akan mencoba memulai hidup baru dengan berta'aruf. "Pemuda ini sama kayak kamu, Nak," kata Pak Ustadz Danu yang duduk di hadapan aku dan Bunda. "Maksudnya Pak Ustadz?" "Dia baru 4 tahun hijrah, setelah dulu hidupnya dipenuhi kegelapan akibat salah didik keluarganya yang berfikir kalau kasih sayang bisa dibeli dengan harta" jelas Ustadz Danu, guru mengaji di tempat dulu aku belajar agama memantapkan untuk hijrah.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Dilihat dari garis-garis wajahnya, mereka tak lain dari Kakaroto dan Sawuni alias Sepasang Nelayan Sakti! "Ya, Tuhan...." Sebuah pekik parau merobek suasana sepi. Dengan menyebut nama Sang Penguasa Tunggal, seorang pemuda remaja berlari panik penuh rasa tidak percaya. Pemuda berpakaian ksatria pemayangan itu membelalakkan mata. Sekujur tubuhnya bergetar karena jantungnya berdegup lebih kencang.
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Salah Melamar

Salah Melamar

Yang terkadang juga membantunya mengetikkan sebuah naskah, yang hendak dikirimkan sebuah redaksi. “Dek, ini bagus yang mana?” tanya lelakiku yang menampilkan beberapa pin bergambar kartun dan bertuliskan khadijah. Memiliki karakter yang berbeda meskipun dengan wajah yang sama. Satu diantaranya sama persis dengan yang kulihat saat itu. Kartun wanita menunduk dengan nama khadijah di bawahnya. “Ini,” ucapku sambil menunjuk benda berbentuk bulat pipih itu.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai pemuda hijrah kartun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status