Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Berharap pria itu akan tersentuh jika melihat darah dagingnya. Setelah pesan terkirim, bagaikan batu tenggelam dalam lautan yang luas. Kinan tidak lagi mengharapkan balasan dari Wira, dia melemparkan ponsel ke dalam tas, kemudian duduk menunggu di kursi samping lorong. Dia menunggu hampir satu jam, dan sedikit tidak sabar. Pelayan yang mengantarnya bergegas datang. "Mengapa begitu lama?" Kinan bertanya dengan tidak sabar.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
Legenda Pukulan Halilintar

Legenda Pukulan Halilintar

Tidak boleh menunggu untuk lain hari, sekarang adalah waktunya untuk menyelesaikan semua yang tertunda dua puluh tahun yang lalu. Aji sudah menunggu selama dua puluh tahun penantian yang panjang. Terpenjara sendirian di dunia tanpa penghuni. Kesepian setiap hari membautnya seolah tak memiliki siapapun dan hanya berbicara dengan bayangan semata. Semua yang sudah ditahan oleh Aji tidak bisa dibendung lagi. Semua ini harus diakhiri, penantian panjang akan menemukan akhirnya. Ini adalah hari penantian yang selalu ditunggunya, tidak akan ada hari yang lain.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
FORBIDDEN INLAWS

FORBIDDEN INLAWS

Aku memijat pelipisku yang terasa penat, rasanya hari berubah panjang, jam bertambah tidak hanya dua puluh empat jam dan aku membayangkan bagaimana nanti dia akan menginap disini selama beberapa hari? Entah kejutan dan kenekatan apa yang akan dia lakukan … -tbc-
1021.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
SAYUR KENTANG LIMA RIBU

SAYUR KENTANG LIMA RIBU

jawab Rini yang sedikit merasa bersalah. Tanto mengembuskan nafasnya kasar, mungkin ia harus sedikit bersabar. Setelah hampir empat puluh satu tahun, ia masih harus menambah masa penantiannya selama enam hari ke depan untuk melewati salah satu proses kehidupan manusia. Mungkin besok ia harus membeli obat untuk antisipasi kemungkinan terserang penyakit kepala setiap malam. “Enam hari lagi, habis kau, Rini!”
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
Papa Baru untuk Anakku

Papa Baru untuk Anakku

ucapnya yang begitu ramah. “Iya, Sayang. Kami akan menunggu.” Padahal baru saja berlangsung dua menit, tetapi Keenan dan Farel sudah tampak gelisah. Keduanya sangat tidak sabaran. “Adik bayi ‘kan badannya kecil. Kenapa mandinya lama sekali,” decak Farel sembari mengerucutkan bibirnya.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
Sugar Mommy Amatiran

Sugar Mommy Amatiran

“Kali ini, aku ingin jadi orang sukses dulu.” “Kalau begitu, apa itu artinya aku bisa menunggu?” Aiden tak segan untuk menanyakan hal itu. “Bagaimana kalau kau harus menunggu lama?” Sang selebriti kembali bertanya. Itu pun setelah waiter pergi setelah mengantarkan salad dan jus buah naga yang dia pesan tadi. “Aku tidak keberatan menunggu lama.” Lelaki muda itu terlihat sangat yakin. “Aku bisa menunggu sampai selamanya kalau perlu.”
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
Aku, Kamu & Buku Nikah

Aku, Kamu & Buku Nikah

"Dulu Jexeon pergi selama 10 tahun, kalau kali ini kayak gitu lagi, apa kamu masih mau nunggu?" Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, mungkin aku akan merasa lelah dan menyerah. Semua orang punya batasannya masing-masing. Tetapi untuk sekarang, aku ingin menunggu selama mungkin. "Aku tahu batasanku, kalau aku lelah menunggu, maka aku akan nyerah." Sama seperti hubunganku dengan Roan, saat itu aku begitu lelah diabaikan dan tidak dipedulikan. Penantian panjang yang seperti tiada ujung meskipun sudah tiga tahun.
1043.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 922 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
SATU ATAP DUA CINTA: Kunikahi Ibu Tiriku

SATU ATAP DUA CINTA: Kunikahi Ibu Tiriku

Dia sedang menunggu seseorang, yang menjadi saksi kunci dalam masalah ini. Siapa dia? Selama menunggu, tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Manda maupun Anita. Akan tetapi, Manda menaruh perasaan ketidaksukaan terhadap Anita. "Argh, lama banget si? Udah setengah jam, tapi belum datang juga." Tidak sekali dua kali dia melihat arloji yang melingkar di lengan kirinya. Sudah berulang kali. Terhitung ketika sambungan telepon itu berakhir beberapa saat lalu.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
Tentang Mao

Tentang Mao

"Maaf menunggu lama" Saat tiba Mao didepan mobil hitam legam yang gagah dan mengetuk pintu kaca. Zaki mempersilahkan masuk. "15 menit yang anda butuhkan, kelebihan 35 menit nona" Mao meringis tidak enak. "Ya, tadi kan udah bilang maaf. Pelit banget sih sama waktu" "Bukan pelit tapi konsisten"
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DI NANTIKAN

CINTA YANG DI NANTIKAN

Tanya Shareen " Yakin kamu gak kenapa-kenapa? Kok dari tadi Ayah liat diem aja?" Tanya Ayahnya membuat Bian yang sejak tadi fokus menyetir melirik adiknya di belakang "Ay gak kenapa-kenapa Yah, cuman Ay kangen sama Anak-anak panti aja" "Nanti kakak ajak kamu ke sana.habis Anter Ayah sama Bunda ya," kata Bian
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai penantian panjang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status