Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penari Kesayangan Putra Mahkota

Penari Kesayangan Putra Mahkota

Katy menggoda Hector dengan mimik wajah seperti mengingat kejadian waktu itu. "Tidak lucu," kata Hector memasang wajah cemberut. Pria ini mencoba mengalihkan pembicaraan. Sebenarnya dia masih ingin menanyakan keadaan jaman modern namun setelah dipikir masih banyak waktu untuk menyeret wanita ini bercerita tentang masa depan. Lagipula ada beberapa yang bisa dipelajari ilmu pengetahuan masa depan untuk digunakan disaat ini hanya jangan terlalu ekstrim karena bisa menimbulkan kecurigaan dan dianggap masyarakat sebagai mala petaka.
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 358 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Cinderella, Mah, Apa Atuh?

1 Klik. Bunyi pulpen hitam berdesain tanpa tutup, dengan bagian ujung terdapat benda untuk ditekan berguna sebagai buka-tutup otomatis tersebut menjadi tanda sebagai berakhirnya waktu belajar-mengajar. Dosen muda berumur 25 tahun yang baru saja mendapat predikat dosen tetap dan terkenal paling disiplin waktu juga apik dalam segala hal itu segera mengangkat kepala, mengumbar senyum, lalu bersuara, "Waktu habis. Untuk presentase hari ini, saya cukup puas. Cinderella, good job." Terlukis senyum lebar di bibir Rella, tampak senang dengan pujian itu. "Terima kasih, Pak."
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 288 Times as pencitraan jaman now
Show Reviews (40)
Read
+Library
Kyuni Chan
Alhamdulillah, bisa double update lagi per hari. Yeay! Terjawab sudah pertanyaan di bab 15 wkwkwk. Hayuk, dibaca Sayangku, Cintaku, Readers terhormatku. Jangan sampai ketinggalan 😆❤ Love Regards, Kyuni Chan
Khoirul N.
Ceritanya unik dan lucu. Sangat menarik untuk dibaca. Sedikit saran kaka: 1. Bagian sinopsis kyknya perlu diperjelas kalo si tokoh panggilannya Rella. Agak yuut, pas liat nama Rella. Ini siapa? Oh, nama panggilannya. 2. Kasih enter agak jauh antarparagraf Kaka. Biar gk rempet, jd tmbah enak bacanya
Read All Reviews
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Waktu itu memang ada legenda soal biji kopi yang bikin orang tertidur seratus tahun kalau diminum tanpa mengikhlaskan masa lalu.” --- Randi menyodorkan tablet. “Mas, coba lihat ini. Ini Jakarta sekarang.” Parto menatap layar. Wajahnya tegang. “Apa ini... sihir?” “Bukan. Ini... gawai.” “Gawé?” “Teknologi, Mas. Dunia sekarang serba digital.” Parto geleng-geleng kepala. “Terakhir aku lihat bioskop masih pakai layar putih dan piano pengiring. Sekarang... manusia bicara dengan kotak ajaib.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
Aku Tidak Mencuri Uangmu, Bu

Aku Tidak Mencuri Uangmu, Bu

jawabnya membuat Satria dan Tania saling pandang. "Mas, mana mungkin hanya untuk memberi tahu tentang penceraian harus diadakan pesta kan?" tanya Tania. Sedangkan Satria terdiam. **** Jingga melirik ke arah Jam yang sudah menunjukan pukul 16.30 WIB. Beberapa jam lagi acaranya akan di mulai. Jingga sedari tadi tidak berhenti menangis, hari ini mungkin akan menjadi hari paling buruk dalam hidupnya.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: RUANG DIMENSI PELIK - TAK TERBATAS STATUS WAKTU: TRANSISI TERAKHIR Adrian menatap langit yang kini dipenuhi dengan kilau cahaya yang aneh. Dunia di sekelilingnya tampak berubah begitu cepat jalan-jalan yang biasa ia kenal mulai terdistorsi, gedung-gedung tinggi berputar dan menghilang seiring berjalannya waktu yang tak lagi linear. Pena peraknya berkilau dalam genggamannya, mengendalikan semuanya.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

Segala informasi yang riil harus didapatkan, salah satunya dengan menggunakan mesin waktu. Sudah beberapa tahun ini MT Corporation melakukan misi mereka untuk mendapatkan informasi-informasi penting di masa lalu. Seperti misalnya tentang peradaban Mesir Kuno, kemudian juga mengumpulkan informasi tentang keadaan ketika Indonesia dalam masa penjajahan, juga ketika jaman kerajaan-kerajaan kuno di Indonesia. Informasi-informasi yang dikumpulkan itu kemudian menjadi jawaban-jawaban dari banyak pertanyaan yang dulunya belum terjawab.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
Aku Mati di Pernikahanku

Aku Mati di Pernikahanku

"Dan kalau kita menghabiskan lima menit di atas, kita tidak akan punya sisa waktu untuk mengejar pemancar utama! Sinyal Lucien sudah mengunci menara pemancar distrik utara sebagai pusat ledakan! Begitu indikatornya menyentuh angka nol, seluruh kota ini akan terlempar kembali ke altar pernikahan terkutuk itu!" Braelyn menatap pintu kaca lobi. Di dalam sana, para staf yang tadi terkapar mulai kejang-kejang kecil, seolah kesadaran mereka sedang ditarik paksa oleh mesin waktu tak kasatmata yang beroperasi di sekitar mereka. Rasa mual di hulu hatinya semakin menjadi-jadi. Penglihatan Braelyn sempat mengabur selama satu detik, menampilkan kilasan gaun pengantin putih yang ternoda oleh muntahan dar
101.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Ia menaruh batu bata, satu per satu. Gilir Inez. Hakim ketua menatap jam dinding. “Sepuluh menit. Dan jadilah bosan.” Ruangan tertawa kecil, lalu sunyi. Inez menyambungkan laptop ke layar pengadilan. Panel pertama: Tanda Splice—celah energi pada punch-in yang logis secara teknik, bukan dramatis. Panel kedua: LUT & Gate—pola 1–2–1 dan gate empat detik. Panel ketiga: Timecode Drift—±1 frame di titik yang serupa lintas materi. Ia menahan diri dari istilah yang memanggungkan, menyukai kata-kata pendek: loncat, jeda, meleset. “Ketiganya,” ucap Inez, “terdapat pada materi yang memengaruhi persepsi pra-RUPS.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Tak ada perubahan ekspresi wajah yang mencolok setelah mendengar kata-kara Wira tadi. “Gimana kondisi dia sekarang, Mas?” “Saya nggak bisa pastikan, Mbak. Karena yang saya lihat kan masa lalu. Saya nggak bisa lihat yang sedang terjadi. Sebentar, saya masih ingin lihat lebih dalam.” Wira memandang lagi foto Yura. “Kalo bisa tempatnya dilihat juga, Mas.”
106.0K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
Pria di Masa Lalu

Pria di Masa Lalu

Rasa yang sama saat dahulu, saat mereka masih bersama di saat usia mereka masih tujuh belas tahun. . . . Ariel begitu lelah malam itu, ia berjalan agak cepat menuju kamarnya agar bisa segera mandi dan beristirahat. Ariel membuka pintu kamarnya namun saat ia memasuki kamarnya, Richard sudah duduk di sofa, tengah memandangnya tajam. “Ri-Richard? Sedang apa kau di sini?” Ariel tampak kaget begitu melihat suaminya.
1.6K viewsOn holdAdded to Library 46 Times as pencitraan jaman now
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status