Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Marrying My Contract Bride

Marrying My Contract Bride

jawab Ian “Sementara kita anggap Pak Liam bukan pelakunya, tapi tetap kirimkan orang untuk mengawasinya agar lebih yakin. Lalu semua akun pensiunan dan tidak aktif harus kita audit total. Kemudian akun yang sudah tidak aktif wajib dihapus permanen, bukan sekedar dinonaktifkan, kita tidak boleh memberi celah sedikitpun,” ucap Mark dan semuanya mengangguk mengerti
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

Oleh sebab itu, Hanz akan menempuh langkah lain, tidak perlu pakai senjata, tapi pakai otak saja. Dari sejumlah informasi yang telah berhasil Hanz dapatkan, di mana dia tahu siapa penculik para aktivis, tahu siapa pelaku di balik Red Room, maka dia pun berencana ingin melacak siapa orang yang sering kali menikmati tontonan video di Red Room. Sebab, mereka tentu punya peran penting di balik peristiwa penculikan dan penyiksaan bahkan pembunuhan terhadap para aktivis. Bermodalkan semua data yang ada, Hanz pun bekerja seorang diri selama berjam-jam di depan tiga layar komputernya. Kini, peralatan yang Hanz butuhkan cukup memadai. Dia tidak perlu bantuan siapa pun sekarang. Dia membuktikan bahwa
9.938.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
Sang Pengawal

Sang Pengawal

seru Tuan Ramford. “Baik Tuan, saya mengerti!” Leon Ramford pun mengangguk. Kemudian pria yang terkenal kejam ini pun kembali memerintahkan petugas untuk mengangkat lelaki yang tubuhnya telah lemah ini. Aktivis ini didudukkan pada sebuah kursi, dan kedua tangannya diletakkan di atas meja. Leon Ramford mengambil pisau lipat miliknya kemudian menggoreskan pada kulit tangan sang aktivis. Membuat darah segar mengucur diantaranya.
9.573.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Pinto memadatkan antusiasmenya terhadap penjelasan Wahid. "Mas Pinto tidak pernah menjadi aktivis, baik sewaktu masih kuliah, maupun pasca lulus kuliah," tukas Wahid melanjutkan. Tubuh jangkung Pinto menampakkan sikap tegak. Tatapannya terhadap raut muka Wahid yang selalu datar semakin dalam. Fokus telinganya terhadap lisan Wahid meningkat.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Surat dari Bui dan Bisikan Leluhur Di sel tahanan, La Ode Harimao menerima kunjungan tak terduga. Seorang pengacara muda bernama Kartika—cucu aktivis 98—menyelinap masuk dengan menyogok penjaga. "Kami punya bukti rekaman suara pengusaha tambang menyuap hakim," bisiknya sambil menyembunyikan flash drive dalam bungkusan nasi. "Tapi kita butuh waktu."
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
Gerald Sang Penakluk

Gerald Sang Penakluk

Gantian kini Mas Sugeng yang aktif. Dia langsung merengkuh tubuh Mbak Wulan dan menindihnya pelan. Rudalnya menempel pada selangkangan Mbak Wulan. Mas Sugeng mencumbu cuping Mbak Wulan pelan dan terus mencumbu sekitar leher dan terus turun ke payudaranya.
1014.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai penculikan aktivis 98
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Fikri Mahmud
Kak Sm Aku minta tolong buatkan cover dengan judul Titisan Sangkuriang. Nama pena Fikri Mahmud Isi Seorang lelaki yang dulunya mengalami bullying karena anak seorang kuli bangunan. Namun, ada sebuah kejadian yang membuatnya memiliki kemampuan mengendalikan mahluk tak kasat Setting :2023
Cedar Karamy
Halo, Otor Gemes... Eh, salah, Otor Femes... Aku Neng Cedar Karamy, novelmu dah nyangkut keranjang. Mumpung masih 6 bab mau ku baca, nih. Soale kejar-kejaran baca novel sama nulis sama nonton Drakor...
Baca Semua Ulasan
Godaan Maut CEO Cantik

Godaan Maut CEO Cantik

Di layar televisi, terlihat rekaman live yang diambil dari depan sebuah gedung pencakar langit megah berlambang jangkar emas—kantor pusat Lau Holdings. Suasana di sana sangat kacau. Ratusan wartawan berkerumun, kamera-kamera memancarkan lampu kilat yang menyilaukan. Di tengah barikade petugas keamanan, sesosok pria berjas putih gading yang wajahnya ditutupi oleh tangannya sendiri sedang digiring keluar dengan tangan diborgol ke belakang. Pria itu diapit oleh empat orang petugas berjaket gelap dengan tulisan kuning terang di punggung mereka: ICAC (Independent Commission Against Corruption).
9.79.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Namun, dadanya seakan-akan meledak, lalu menutup semua jalan keluar. Ternyata, aku bukan anak dari pemerkosa. Aku adalah anaknya. Aku adalah anak yang dia kandung sembilan bulan, yang dulu ingin dia lindungi mati-matian, tetapi kemudian dipelintir oleh ketakutan dan kebencian hingga persepsinya berubah. Selama bertahun-tahun ini ... apa yang telah dia lakukan? Semua cinta itu, dia berikan kepada siapa?
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
Si Pemberontak CulunKu

Si Pemberontak CulunKu

jerit Eve melihat wajah Bimo sudah babak belur di hajar Baskoro. Teriakan Eve terdengar semua peserta lain, sehingga penutup pintu tenda – tenda di sekitar kejadian tersebut tampak terbuka, mereka keluar melihat kejadian yang baru saja terjadi. Nico, ketua panitia segera melerai perkelahian mereka termasuk dosen penanggung Jawab. “Ada Apa ini?“ tanya Pak Iswin, dosen penanggung jawab.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
PENDEKAR PEMBASMI SILUMAN

PENDEKAR PEMBASMI SILUMAN

teriak Ambu sambil terus berusaha melepaskan lengannya dari cengkeraman dua orang bandit itu. Tejo maju beberapa langkah dan langsung melayangkan pukulannya dengan keras ke arah muka Ambu Radul tanpa aba-aba. "To..." Bugh!! Bugh! Bugh!!! Berkali-kali Tejo memukulkan kepalan tangan yang kasar itu pada bocah berumur belasan tahun tanpa ampun. Sesekali dia memukul perut dan dada Ambu. Muka Ambu sudah bonyok kanan kiri dan tak berdaya untuk melawan. Ambu hanya bisa mengumpat dalam hati sampai kembali tak sadarkan diri. Barulah setelah Tejo merasa puas, dua orang bandit itu melepaskan Ambu dan membiarkannya jatuh ke tanah.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai penculikan aktivis 98
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status