Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Di tengah ruangan, ada sebuah alat tenun tua dengan benang merah yang masih tergantung. Aminah mendekat. “Ini alat tenun yang digunakan untuk merajut kain itu.” Arini memandang benang merah itu dengan takut. “Apa… benangnya masih hidup?” Aminah menggeleng. “Yang hidup bukan benangnya. Yang hidup adalah sesuatu yang pernah melewati benang itu.” Saat Aminah hendak mengangkat kain yang tertinggal di alat tenun, tiba-tiba…
6672 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

tanya Daru. "Tidak, Komandan. Kami sudah menggeledah seluruh apartemen. Tidak ada senjata. Hanya ada helai-helai benang di lantai dekat tempat korban ditemukan. Warna putih, hitam, dan pink. Sama seperti di TKP Anwar." Mendengar itu, Daru terdiam. Benang? Lagi-lagi benang? Seperti ... potongan pakaian. Atau mungkin sesuatu yang lain?
931 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
Angel's Sign

Angel's Sign

Tanpa pikir panjang, Ruriko pun beranjak untuk mencari dengan siapa ia terhubung. Ternyata, dari satu benang bisa bercabang ke segala arah. Sangat banyak, sampai-sampai Ruriko tak bisa menghitungnya. Kebanyakan berwarna putih, meski ada juga yang pink samar. Ikatan benang putih terhubung ke anak-anak panti asuhan. Sedangkan Ruriko belum menemukan ke mana ia terhubung dengan benang pink samar. Saat Ruriko menelusurinya, ia bertemu dengan Erina. Ternyata dia-lah sosok yang terhubung dengan benang warna pink.
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Angka itu kecil, stabil. Ia menyalin angka biaya untuk pelayaran biji-bijian yang ia buat kacau. Angka itu besar dan berfluktuasi. Gaun merah darah itu adalah sebuah perisai dan sebuah proklamasi. Ia adalah pengakuan atas perasaannya yang tersembunyi (ketakutan, hasrat untuk melarikan diri), tetapi dikendalikan oleh tindakannya yang paling membosankan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
Mengandung Benih Salah Sasaran

Mengandung Benih Salah Sasaran

jawab Erlin setengah berteriak. Adian yang mendapat perintah seperti itu langsung mengambil ponsel Erlin yang tergeletak begitu saja di meja makan. Dia menghidupkan layarnya hingga muncullah riwayat penggunaan terakhir sang pemilik. Ternyata Erlin belum mengeluarkan tampilan internet berisi hasil pencarian artikel yang dia baca tadi. Adian mengerutkan kening membaca kata kunci yang diketikkan Erlin pada search engine itu. “Tips meluluhkan hati suami? Erlin, untuk apa kamu mencari bacaan-bacaan seperti ini?”
1030.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
Noda Merah Malam Pertama

Noda Merah Malam Pertama

Pandangannya kembali tertuju kepada lima lembar uang berwarna merah yang tergeletak di lantai. "Andaikan kamu memberikan ini beberapa bulan yang lalu, tentunya akan kuterima dengan senang hati. Namun sekarang ...." Perempuan itu kembali menggeleng. "Aku tidak tahu entah kenapa kepercayaanku padamu sudah luntur. Apapun yang kamu katakan rasanya terasa hambar, walaupun aku tahu kali ini kamu sungguh-sungguh." Perempuan itu kembali bermonolog
9.868.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
Takdir Kedua Sang Putri Mahkota

Takdir Kedua Sang Putri Mahkota

Bercak merah tersebar di antara benang-benang yang kusut dan berantakan. “Apa yang kau lakukan?” ulang Shen Mo, suaranya lebih rendah, ada nada yang sulit diartikan di sana. “Menyulam.” Shen Mo mengalihkan pandangannya ke kain tersebut. Ia terdiam selama beberapa detik, memicingkan mata, mencoba mengenali pola apa yang sedang dibentuk oleh benang-benang itu. Xiwu berdehem canggung. “Itu... bebek.”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
Bekas Merah di Leher Istriku

Bekas Merah di Leher Istriku

Kaki keriputnya berjalan terseok. Baju bewarna merah itu sudah berubah warna menjadi kecoklatan karena kotor. Celana hitamnya penuh debu dan kotoran, sedangkan celana bagian kiri sengaja dipotong agar tak mengenai luka yang sudah membusuk. Terlihat luka itu cukup parah, bahkan lalat yang meninggalkan telurnya di sana, telah berhasil membuat telurnya menetas berubah menjadi belatung yang menjijikkan.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Tapi anehnya, pancaran sinar merah itu tidak menyilaukan pandangan mata. Aria Amante menatap kagum pada Pedang Merah yang ada ditangannya, demikian pula Bintang yang menatap takjub pada Pedang Merah yang ada ditangan Aria Amante. “Indah sekali kang” ucap Aria seraya berpaling kearah Bintang, meletakkan warangka Pedang Merah kelantai. Bintang tampak mengangguk pertanda membenarkan ucapan Aria Amante. Tapi tiba-tiba saja perhatian Bintang tertuju kepada warangka Pedang Merah yang baru saja diletakkan oleh Aria Amante. Ada sebuah untaian benang yang terbuat dari serat kayu yang tergeletak keluar dari warangka pedang. Bintang segera meraih warangka pedang itu, Aria Amante mengikuti tangan Bintan
9.5242.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai penelusuran benang merah
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
Baca Semua Ulasan
Memar Termanis

Memar Termanis

Ia mengernyit, merasa familiar dengan benda itu. “Pak Jexon,” katanya perlahan, menunjuk ke arah gelang itu. “Saya punya gelang yang sama seperti milik Bapak.” Jexon mengangkat alisnya, lalu melirik gelang di tangannya sebelum kembali menatap jalan. “Kamu punya benang merah ini juga?” “He’em,” Paula mengangguk pelan. “Kamu beli di mana?” tanyanya, kali ini dengan rasa penasaran yang lebih besar.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai penelusuran benang merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status