Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mahar 50 Juta dari Si Petani

Mahar 50 Juta dari Si Petani

Tidak ada perhiasan, tidak ada ems batangan ataupun yang lain. "Selamat menempuh hidup baru ya, La. Ah, gak nyangka banget kalau kamu bakalan menikah sama petani seperti Pras," celetuk Halimah, teman kerja Laela di pabrik sepatu di kota mereka. "Aku masih ingat sekali waktu kamu bawa Bara ke acara makan-makan bareng anak-anak pabrik bulan lalu. Eh, gak taunya malah bukan Bara si Pengusaha itu jodoh kamu. Duh, benar-benar jodoh adalah cerminan diri." Halimah terkikik sementara wajah Laela memanas mendapat sindiran pedas dari teman yang selama ini dia anggap baik. "Mungkin ini yang namanya karma ya, Hal? Ingat gak waktu siang-siang kita pergi bertiga sama Laela, dia meludahi pacar Kanaya."
1021.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 762 Beses bilang pengembara petani bahagia
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Yang mampu mendatangkan memakmurkan sawah yang kering diterpa harapan kosong dari pemerintah, mungkin. Perasaan senang pun terbit dari caranya memandang kanvas tersebut. Setelah melihat lukisannya itu, bayangannya pun sudah menghilang ditelan rindu yang tak tahu kapan dilunasi. Lukisan kali ini, baru dia sadari sangat-sangat aneh tetapi membuatnya tertegun cukup lama. Ada keindahan dan senyum yang ia juga lukiskan dari wajah para petani, dia berpikir karya ini akan mampu mengirimkan pesan moral tentang para petani yang menghidupi sawahnya dengan senyum semeriah itu. Lukisan itu tentang kemegahan senyum seorang wanita. Dalam kepercayaan masyarakat lokal Dewi sri adalah seorang dewi yang menda
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang pengembara petani bahagia
Read
+Library
KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

Sekantong kresek berisi perlengkapan menjahit. Nanda terlihat bahagia, rona sumringah selalu terpancar di wajahnya. Tak sabar ingin segera melihat bagaimana rumahnya. Disepanjang jalan Klaten Wonogiri, terlihat beberapa petani yang sedang memanen padi. Ada juga yang sedang panen buah semangka, dijajakan di pinggir jalan. Tujuh ribuan perkilonya.
1020.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 683 Beses bilang pengembara petani bahagia
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Kabut tipis mengambang di permukaan air, memberi suasana tenang dan magis. Setibanya di Kampung Mekar, suasana sudah ramai. Ladang-ladang membentang seperti permadani emas—gandum menguning dan padi yang mulai membungkuk karena berat bulirnya. Para petani sibuk memanen, suara tawa dan teriakan memecah keheningan pagi. “Tuan Raka datang!” teriak seorang petani tua bernama Jeno, sambil melambai-lambaikan topi anyamannya.
1012.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 290 Beses bilang pengembara petani bahagia
Read
+Library
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Kemudian Wira melanjutkan, “Selama bekerja di Agro Insani sebagai Kabag, Mas terus menambah saham di sana. Sekarang kamu udah jelas, kan? Yang mas beri sebagai maskawin juga hasil penjualan saham. Begitu juga kebun kelapa. Mas masih disebut petani, Lis. Mas belum kaya raya seperti pengusaha-pengusaha di kota. Tapi Mas janji bakal kerja keras mencukupi kamu dan anak-anak kita nanti.” Walau mengangguk-angguk usai mendengar penuturan Wira, perhatian Sully tak sepenuhnya tercurah pada pria itu. Ia masih terus mengamati bagaimana Asmari mengambil semua bawaan Wira dan menyusunnya ke troli. Bahkan pria muda itu menyetop kendaraan ketika mereka hendak menyeberang ke sisi lain bandara. “Tunggu di si
10821.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 23.0K Beses bilang pengembara petani bahagia
Ipakita ang mga Review (334)
Read
+Library
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Basahin ang Lahat ng Review
Kontrak Cinta

Kontrak Cinta

putus Indira pada akhirnya, lalu tak berapa lama kemudian setir mobilnya membelok dan berhenti di pinggir jalan, dekat dengan warung lamongan. Setelah memesan dua porsi ayam goreng, keduanya terlibat obrolan ringan tentang perkembangan perkebunan. Bapak dengan penuh semangat menjelaskan bahwa kondisi perkebunan sedang panen besar, bahkan mengalami surplus ketersediaan. Melihat bagaimana antusias bapak, membuat Indira tersenyum dan dalam hati berulang kali berterima kasih pada Tuhan, karena telah memberikan kebahagiaan pada bapak. “Pak, maafin sikap mama, ya?”
9.751.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang pengembara petani bahagia
Read
+Library
ANGELA (Sang Perias Jenazah)

ANGELA (Sang Perias Jenazah)

Ia dan Angela akan pergi ke kebun melihat aktivitas para petani sayuran. Angela semringah, baru kali ini seumur hidupnya melihat petani memetik sayuran secara langsung. Apalagi ditemani Tuan tampan sang pemilik lahan. "Kalau di atas sana punya Tuan juga." Angela menunjuk perkebunan di lereng gunung.
1014.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 493 Beses bilang pengembara petani bahagia
Read
+Library
Janda Kembang Penghibur Tuan

Janda Kembang Penghibur Tuan

potong Sean ragu-ragu seraya menyerahkan selembar kertas beramplop marun. Julian menyambar kertas itu. Di atasnya, tertulis deretan kalimat yang sangat ia kenali sebagai tulisan tangan Maya: "Maafkan aku, Julian. Aku harus memanfaatkan kekacauan dan kecelakaan ini agar aku bisa pergi dari hidupmu. Aku tidak mau menikah denganmu, dan aku tidak akan pernah sudi hidup menjadi simpananmu. Jangan pernah mencariku lagi."
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang pengembara petani bahagia
Read
+Library
Gadis Yang Dicari Direktur

Gadis Yang Dicari Direktur

"Kamu terlihat bahagia hari ini." "Aku memang bahagia. Soalnya, aku jauh dari orang-orang yang hampir membuatku gila dan bersama kamu. Tempat ini juga mampu menghilangkan stress-ku. Udara yang sejuk, pemandangan yang hijau, dan oksigen yang segar. Rasanya tidak buruk kalau aku berniat untuk menjadi petani teh." Kahyangan tertawa kecil mendengar ide Langit barusan. "Tidak. Kamu tidak cocok jadi petani teh. Kamu terlalu tampan dan canggung untuk menjadi petani."
2.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 59 Beses bilang pengembara petani bahagia
Read
+Library
Menantang Kasta

Menantang Kasta

“Syukurlaaaah.” Pagi itu suasana perkebunan memang jauh lebih hidup dibanding biasanya. Beberapa petani terlihat mondar-mandir membawa hasil panen. Ada yang sedang memetik paprika. Ada yang menyortir lettuce. Sebagian lagi sibuk memasukkan tomat cherry ke box ventilasi khusus. Dan hampir semua pembicaraan mereka sekarang hanya tentang satu nama. Satria.
9.937.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang pengembara petani bahagia
Ipakita ang mga Review (21)
Read
+Library
kartiwie yanie
seneng bgt kak er ada cerita tentang klan gunandhya semoga setelah ini ada cerita tentang zayn,narashima sama yg blm² deh soal ny suka bgt sama semua cerita nyaa luv banyak² buat kak erna aouthor tercinta
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status