Warungku Ditutup Jin
Maymeywarung ajengpintu warung kayuwarung kupap di warung
Sesampainya di warung, nampak Cik Lisa sedang melayani pelanggan.
"Warungnya ramai 'kan, Bang?" tetiba ada yang menanyaiku. Aku mencari asal suara itu. Aku menoleh ke belakang. "Eh, Mbak Erlin ... mau mborong, ya!" aku berbasa-basi. "Kemarin yang beli hanya satu orang, Mbak!" jawabku sambil melihat-lihat ke arah etalase yang berisi biskuit serta makanan ringan lainnya.
"Kalau mau jualan ramai harus pakai penglaris, Bang! Saudaraku aja pakai makanya jualannya laris manis," ungkap Mbak Erlin dengan serius sambil sesekali mengibaskan poninya.
Beliebte Kapitel