Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Simpan Saja Uangmu Mas

Simpan Saja Uangmu Mas

“Maaf Bu Nuri, tolong jangan menuduhku sembarangan. Aku tidak merasa membujuk mereka untuk membeli daganganku. Ini pinggir jalan Bu, siapa saja berhak untuk jualan. Berhak juga menentukan dagangan siapa yang maumereka beli.” “Tidak ada undang-undang yang mengatur orang yang tinggal dipinggir jalan, tidak boleh jualan. Atau mengatur warga, dagangan siapa yang harus dibeli dan yang tidak. Kasihan pemerintah, terlalu banyak masalah yang harus mereka urus. Kenapa ibu justru marah aku jualan di sini.” “Kamu memang tidak menghasut mereka, tapi caramu itu menggunakan cara halus. Ilmu penglaris atau pelet apa yang kamu gunakan, sehingga daganganmu dikerubuti banyak orang.”
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Salah satu prakteknya adalah dengan menggunakan penglaris pada dagangannya. Penglaris ini dapat dibilang adalah sebuah perjanjian yang dilakukan antara manusia dan golongan jin untuk membuat dagangan seseorang tersebut menjadi laris manis. Biasanya praktek penglaris ini dilakukan oleh pedgang makanan, sebab dengan menggunakan penglaris makanan yang dijajakan akan memiliki cita rasa enak sehingga membuat pelanggannya ingin selalu kembali datang. Penglaris pun banyak sekali jenisnya ada yang menggunakan jimat atau mendatangkan makhluk tertentu layaknya kunti, wiwi gombe hingga pocon.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Tak Kusangka Istriku Presdir

Tak Kusangka Istriku Presdir

ucapnya dengan perasaan penuh harap. Ia meminta izin pada penjual untuk menjadi seorang reseller supaya diberi harga miring. Setelah disetujui seller, ia menyalin gambar produk serta meng-copy paste deskripsi produk. Ia masukkan beberapa jenis produk di galeri tokonya, "Semoga ada yang beli." “Melly—!" Teriakan wanita yang membencinya terdengar sangat nyaring. Baru saja Melly berharap pada jualan pertamanya itu, tetapi semangatnya kembali melonggar.
1045.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Campakkan Ternyata Jutawan

Istri yang Kau Campakkan Ternyata Jutawan

Keduanya langsung masuk ke dalam mall, tempat keduanya membuat janji. “Ah? Sepertinya kamu sangat sibuk, ya?” tanya Sagara Adikara sambil menaiki eskalator. “Tidak juga, hari ini lebih slow, setidaknya dibandingkan dengan launching produk baru,” aku dara membuat sang lawan bicara mengangguk. Sagara terlihat tersenyum tipis. “Saya belum mengucapkan secara langsung atas keberhasilan tim kamu, selamat! Di marketplace saya, produk kecantikan kamu langsung masuk kategori terlaris.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Keterpaksaan! Ya, hanya kata itu yang pantas mewakili 'suara hati' Pudji. Teringat Pudji akan kemarahan bukan main Bu Laras. Saat pertama kali sang ibu angkatnya itu mengetahui, bahwa Pudji telah nekat 'menjual' pagar ayunya. Plakk..!!
9.963.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Pesona Pelayanku

Pesona Pelayanku

“Aku tidak harus menguntit kamu hanya untuk mencari informasi tentangmu. Di sini aku hanya ingin menawarkan kerja sama dengan kamu. Kamu bisa mendapatkan uang hanya dengan menjadi istri palsuku.” Memang sejak kapan ada istilah istri palsu? Sungguh tidak masuk akal, tapi … saat ini memang Mayumi sedang membutuhkan pekerjaan. Mayumi tidak meungkin menganggur sedangkan ibu butuh biaya untuk membeli obat. “Bagaimana?” frans kembali menunduk lebih dekat dengan wajah Mayumi. Mata berlensa biru itu seperti sudah menghipnotis Mayumi sampai tertegun diam dan sedikit melompong.
1037.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Cinta Suci Larissa, Aku Istrimu!

Cinta Suci Larissa, Aku Istrimu!

Disini Chiara bisa melihat sungai sepuasnya. "Mbak Larissa memang berbakat soal bisnis." Ujar bi Ira terkekeh. Larissa yang tengah bermain dengan ponselnya ikut tersenyum. "Nggak juga. Aku cuma nggak mau merepotkan tuan Paskal, bi. Beliau sangat banyak membantuku. Setidaknya aku juga harus bisa mencari uang untuk keperluanku sendiri." Selain menyandang status sebagai mahasiswi, Larissa juga membuka bisnis kecil-kecilan dengan berjualan home dress. Seperti pakaian tidur dan daster untuk segala usia.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris yang Terbuang

Sang Pewaris yang Terbuang

Ia melihat Terry dari atas sampai bawah, tengah memindainya tanpa terkecuali. "Oh maaf. Toko kami tidak menerima pengemis, Tuan." Terry merasa tersinggung dengan perkataan wanita itu. Pengemis? Apa maksudnya? "Maaf, aku bukan pengemis. Aku ingin membeli dress dan higheels untuk istriku," ujar Terry tegas. Wanita itu membulatkan matanya, terlihat terkejut. "Tuan, anda yakin ingin membeli kedua barang itu di toko ini?"
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
DIKIRA PENJUAL NASI KUNING

DIKIRA PENJUAL NASI KUNING

Aku ikut menimpali. "Eh, iya, Dik. Alhamdulillah buat isi waktu luang sih soalnya aku juga kerja kan. Ada admin yang handle," balas Riana lagi. Dia terlihat begitu bersemangat saat menceritakan kisahnya. "Jualan apa di sana? Fashion cowok, cewek?" "Cowok, cewek ada kok, Dik." Aku manggut-manggut.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Sang Nona Antagonis

Transmigrasi Sang Nona Antagonis

Ia menata barang dagangannya di atas meja kayu kecil, ada gelang manik-manik, batu permata kecil, dan kain warna-warni. Seorang pedagang pria yang lebih tua memberi tatapan menilai. "Wajah asing. Barang dari mana, Tuan…?" Lucarien tersenyum ramah. "Tuan Rien. Aku menjual kain dan pernak-pernik perjalanan." Pedagang itu tertawa lebar. "Ah, bagus! Festival adalah tempat terbaik mengawali bisnis baru." Beberapa pengunjung mulai melihat-lihat dagangannya. Lucarien menanggapinya dengan senyum diplomatis yang khas dirinya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status