Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

sunyi yang aneh. Pasar kembali ramai dengan aktivitas sehari-hari. Suara para pedagang herbal langka yang menjajakan akar Seribu Jiwa dan bunga Rembulan Kering terdengar bersaing dengan jeritan pedagang pil spiritual yang menawarkan potongan harga. “Pil Penguatan Inti! Tiga beli satu gratis! Hari ini saja!” “Pill Penjernih Darah Iblis, khusus untuk cultivator ranah Transformasi Jiwa!”
1052.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
APA KABAR MANTAN ISTRIKU?

APA KABAR MANTAN ISTRIKU?

Dia kembali menjelaskan konsep bisnisnya. “Jadi gini, Mbak … Seperti yang Tante Esti bilang ke lo, Mbak Hanum ini lagi mau cari sampingan buat sumbang ke panti asuhan. Nah, jadi gue sudah ajarin cara pemasarannya. Terus dia juga sudah mulai pakai B Erl ligthening series, tapi belum lama. Gue suruh buat dia akun I*, terus ‘kan sekarang mumpung muka-mukanya masih kusam, nih. Tuh bekas jerawat juga masih ada. Difoto yang banyak, terus buat tiap hari bikin postingan. Namun, isinya jangan berupa keluhan, tetapi hanya sebatas update kegiatan sehari-hari biar nanti kelihatan natural pas jualan. Menurut lo gimana, Mbak?” Mas Rega mengulang kembali penjelasan yang tadi dia bicarakan denganku.
1086.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

“Kalau seseorang ingin menjual barang... misalnya pil atau artefak, ke tempat pelelanganmu apakah bisa?” Han Mimi menoleh cepat, alisnya terangkat sedikit. “Tentu saja. Banyak barang di sini justru datang dari luar, petualang, kultivator pengembara, atau pemburu. Kami membeli dari mereka, lalu mempersiapkan barang-barang itu untuk pelelangan besar.” Ia tersenyum kecil. “Kalau barangnya berkualitas, kami memberi harga bagus. Bahkan memberi plakat diskon khusus untuk ikut sesi lelang berikutnya.”
1015.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

tukas Lucki "Yah selain pasar kek, mall aja gimana? Kan sama tuh dan tingkat pemasaran mall lebih baik daripada pasar. Lagian jurusan biologi tapi itungnya laba emang kita anak akuntan" usul Rial namun hanya digelengi kepala oleh ketiganya "Al, masalahnya ini sistim penjualan mall sama di pasar langsung itu beda." jawab Yudha "Beda gimana maksud lo? Sama-sama jualan kan"
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Tawanan Pria Setengah Dewa

Tawanan Pria Setengah Dewa

Ntah mengapa satu pernyataan Aquela membuatnya tidak mengerti ketika dia menarik koper keluar dari rumah. “Aku sangat menyesal kenapa harus menjualmu di pelelangan temanku.” Saat itu kening Pandora bertaut tak mengerti. Langkahnya terhenti tepat decihan Aquela merambat sinis. Tidak puas lengan lentik Aquela menarik kasar surai panjang sepinggang Pandora hingga wajah Pandora menegadah—dia meringis sakit. “Seharusnya aku menjualmu di pelelangan anjing – anjing liar saja. Tidak masalah uangnya sedikit, aku juga tidak bisa menikmatinya.”
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Perisai Dewa Tak Tertembus

Perisai Dewa Tak Tertembus

Lucas tersenyum sambil berkata, "Dulu aku jualan di pasar malam daerah Pantura!" "Ohhh!" Penjual itu manggut-manggut sambil tersenyum, pura-pura ingat. "Ternyata kamu toh! Pantas tadi rasanya familiar. Gimana? Sekarang jualan masih lancar?" "Halah, jangan ditanya deh. Istriku lagi hamil, bro. Aku harus jagain dia di rumah, mana sempat jualan. Makanya ini kebetulan kakakku lagi datang, aku bisa keluar sebentar buat jalan-jalan!"
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
TAWANAN CINTA CEO

TAWANAN CINTA CEO

Setelah masuk ke dalam café yang menjual aneka cemilan manis. “Mustahil, paling jualan ke pria miskin dan bau keringat,” balas Lisa Sangrei yang masih mencibir. “Anak dan ibu sama-sama jualan. Jadi tidak heran di sebut jalang,” timpal Anna Sangrei. “Kau juga sama dengan anakmu, sama-sama jualan badan. Apa bedanya dengan aku,” jawab Lily tegas dan sesuai fakta di lapangan.
9.850.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
SEPIRING SINGKONG REBUS

SEPIRING SINGKONG REBUS

seru Bu Laras. Mereka saling pandang, menyadari jika diantara mereka masih ada ibu yang duduk di sofa sendiri. "Oke, kita bagi tiga. Jadi tidak ada yang main curang. Untuk menjualnya biar aku yang akan mencari pembelinya," ujar Yoga. "Tunggu, mas! Kamu gimana mau jual, kalau surat itu aja masih di Bayu,"
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Setelah Melepasmu Pergi

Setelah Melepasmu Pergi

tanyaku mengungkapkan ide yang tiba-tiba saja muncul dalam kepala. "Jualan? Jualan apa?" Dahi Mas Lana mengerut. Ia menancapkan pandangan pada layar kamera. "Apa aja. Baju bisa. Apapun yang bisa dijual. Yang penting aku ngga nganggur di rumah."
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai penglaris jualan
Baca
+Pustaka
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Menawarkan barang dan menjualnya lebih mahal. Lain dengan sales yang punya gaji pokok. Kerjanya juga promosi langsung dengan konsumen, di sini Ayudia tak mendemonstrasikan produk penjualan layaknya sales. Ia hanya pasang iklan, lalu menghubungkan ke pemilik barang yaitu Andre. Sejak kapan reseller mendapat hak lebih enak tanpa susah menjaring konsumen?
1044.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai penglaris jualan
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status