Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Pesona Sang Pengawal

Terjerat Pesona Sang Pengawal

CCTV, aku hanya melihat satu kamera terpasang di gerbang, selain itu tidak ada lagi. Pandanganku teralihkan dengan getaran ponsel dari saku celanaku—pesan itu dari Bakeer Waldermar, seseorang yang memaksaku untuk bekerja dengan seorang gadis tiga belas tahun lebih muda dariku. Bakeer Waldermar : Terimakasih sudah menerima tawaranku, Bill. Aku percayakan putriku padamu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
Para Penjaga Perbatasan

Para Penjaga Perbatasan

Penjaga kota menyapanya santai ketika dia mendekat, “hey Ren apa kau tidak apa-apa? Kami semua khawatir ketika kau mendadak menghilang.” Ren tidak menjawab, tapi dia mengambil busur panahnya kemudian memanah si penjaga. Anak panah itu tepat mengenai kepala penjaga itu, dia lalu jatuh ke tanah. Penjaga yang satu lagi terkejut dengan tindakan itu, “Ren! Apa yang kau lakukan!?” Ren tidak menjawab, dia langsung memanah penjaga yang satu lagi. Penjaga itu juga bernasib sama, kepalanya ditembus oleh anak panah dan dia jatuh tanpa tenaga ke tanah.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
Sang Pengawal

Sang Pengawal

batin Jade. Hembusan angin pun tiba-tiba terasa dari tengkuk Max, dan membuat lelaki ini harus memegang bagian belakang lehernya dan menoleh. Kembali ia mendapati sosok pria paruh baya berpakaian serba putih berdiri di belakangnya. Dialah Gregory si malaikat penjaga. “Apa kau lupa kalau dirimu sekarang adalah Max. Tak seorangpun percaya kalau kau adalah Ernest. Sebaiknya kau harus lakukan kebiasaan Max,” kata Gregory.
9.573.3K viewsOngoingAdded to Library 2.6K Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Dan sesuatu di dalamnya sedang menunggu.” Raksa menelan ludah. “Menunggu apa?” Arjuna menatap puncak gunung yang bersinar lembut. “Menunggu penjaga terakhir untuk membuka kembali pintu yang dulu ditutup oleh para resi.” ***
101.5K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Dari celah langit-langit, sosok menyerupai manusia turun perlahan—makhluk tinggi kurus dengan wajah mirip topeng bayi, matanya kosong namun senyumnya lebar tak wajar. "Akhirnya kalian datang..." suaranya menggema ganda, seperti dua suara saling bersahutan. "Entitas..." gumam pria itu. "Dia penjaga gerbang." Sinta berdiri di tengah simbol, jantungnya berdegup kencang. Buku ritual terbuka sendiri. Kata-kata yang sebelumnya buram kini bersinar terang: "Korbankan satu jiwa untuk menutup dua dunia."
1.4K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

“Siapa?!” Dari kegelapan muncul seorang pria tua dengan tubuh yang dipenuhi tato. Sebelah matanya buta, dan di tangannya menggantung rantai besi yang berlumur darah kering. “Aku penjaga Gerbang. Dan hanya satu dari kalian yang boleh masuk.” Yara mendesis. “Jangan main-main. Kita bertiga sudah sejauh ini!” Penjaga itu tersenyum dingin. Ia mengangkat tangannya, dan dari tanah muncul bayangan tiga ekor serigala hitam bermata merah. Mereka menggeram dalam formasi membentuk dinding hidup.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

“Aku penjaga, Naira. Sama seperti kakekmu. Sama seperti kau akan menjadi.” “Penjaga?!” “Penjaga pintu. Kami yang menahan dunia ini dari apa yang ada di balik sini. Tapi harga menjadi penjaga… adalah membuka sedikit demi sedikit tubuh dan jiwamu untuk gerbang.” “Kalau kau penjaga… kenapa kau menyiksa aku?!” Revan mendekat sampai wajahnya hanya sejengkal dari Naira. “Karena aku gagal. Aku membuat pintu ini lapar. Dan satu-satunya cara aku bisa bebas… adalah menemukan pengganti.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Tangan bersarung hitamnya menggenggam gagang pintu. "Satu hal yang perlu kau ingat." Suaranya terdengar datar. "Jangan pernah meragukan keputusan yang datang dari atas. Mereka melihat lebih jauh daripada kita dan memahami permainan ini jauh lebih dalam." Krek... Pintu perlahan terbuka. Cahaya redup dari koridor menerobos masuk dan membentuk siluet tubuh Penjagal yang kurus memanjang di lantai.
1015.9K viewsOngoingAdded to Library 572 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

"Alam di antara alam. Titik tumpu realitas. Tempat para Penjaga abadi bersemayam..." “Penjaga? Wah, sepertinya ada bagian keamanannya. Semakin tidak menarik,” gerutu Rembong. “Terus, terus? Ada tulisan soal harta karun?” Tatapan Dipasena menajam saat ia membaca baris berikutnya. Wajahnya yang biasanya tenang sedikit menegang. "...gerbang hanya akan terbuka bagi mereka yang jiwanya murni, yang benangnya selaras dengan harmoni alam semesta. Bagi mereka yang membawa ketidakseimbangan, yang jiwanya tercemar noda..."
103.0K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

“Alam merasa gelisah. Gulungan ini juga menyebutkan ‘pengkhianat di istana.’ Mungkin Lord Kael.” Sebelum tim bisa memproses, lantai berguncang, dan tiga penjaga mekanis muncul dari dinding robot kuno dari logam hitam, mata mereka menyala ungu, bertenaga sihir gelap. “Penjaga artefak!” teriak Aria, menciptakan perisai cahaya untuk melindungi tim. Kairos menyalakan perisai api. “Formasi! Eiran, Liora, serang inti penjaga! Draven, Sylva, flangk! Vesper, Aria, lindungi gulungan!”
10673 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as penjaga pintu surga
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status