Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

Debu menari pelan di udara, dan di antara keheningan yang berat, suara pena menoreh di atas kertas. Margarethe duduk di meja kayu tua, tubuhnya tegak, matanya menatap satu titik kosong di depan surat yang belum selesai. Jemarinya bergerak mantap—tinta hitam menulis kalimat-kalimat pendek yang terasa seperti keputusan, bukan sekadar pesan. Di belakangnya, Adelheid duduk di tepi ranjang, lututnya tertekuk, matanya menatap punggung sang kakak dengan campuran bingung dan takut.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as penulisan footnote
Read
+Library
Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Yang penting adalah tahu mana yang sedang memanggil dari luar, dan mana yang tumbuh dari dalam. Malam turun perlahan. Lampu-lampu kota menyala, satu per satu, tanpa tergesa. Seeyana akhirnya membuka buku catatannya. Ia menulis dengan tulisan tangan yang tidak rapi. Garis tipis ini bukan tempat berhenti. Ia tempat memilih dengan sadar. Ia berhenti menulis. Menatap kalimat itu. Tidak merasa perlu menambahkan apa pun.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as penulisan footnote
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Mahasiswa hanya mengetik sesuai selembaran kertas yang diberikan oleh dosen. Dini mulai paham. Dia melihat sekilas pada lembaran kertas itu. Dia bisa tebak tulisannya menggunakan times new roman dan font kira-kira ukuran 14 untuk judul. Menggunalan menu bar bold juga untuk menebalkan tulisan dan italik untuk membuat tulisan yang berbahasa asing menjadi miring. Dan beberapa tantangan lainnya seperti pengaturan page layout dan page number. Tapi berhasil, Dini bisa melaluinya dengan mudah.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as penulisan footnote
Read
+Library
THE FRAPPUCINO MURDER

THE FRAPPUCINO MURDER

tanyaku masih penasaran. “Izinkan saya menulis nama saya, dengan pulpen yang sama.” Aku meminjamkannya pulpen yang baru saja kugunakan. Dia menulis Freesia di bawah namaku. Tulisannya jauh berbeda dari tulisanku. Dengan ukuran kertas yang ada, bisa kukatakan jika ukuran tulisanku adalah sedang. Jika dibandingkan dengan tulisanku, tulisan tangan Freesia jauh lebih kecil. Selain itu, tulisanku miring ke kanan. Sedangkan tulisan Freesia tegak, meskipun bukan tegak lurus.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as penulisan footnote
Read
+Library
Bimbingan Terlarang Dosen Gay

Bimbingan Terlarang Dosen Gay

Ia akan menulis sub-bab terbaik yang pernah ada di fakultas ini. Ia mengetik tanpa henti. Jari-jarinya terbang di atas keyboard. Ia mengutip Foucault, ia membantah Sugiyono, ia merujuk jurnal-jurnal yang bahkan belum Adrian sebutkan. Ia tidak hanya menulis tapi ia sedang berperang. Dua jam berlalu dalam keheningan total, hanya dipecah oleh suara ketikan. "Waktu habis," kata Adrian, suaranya memecah konsentrasi Dara.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as penulisan footnote
Read
+Library
KKN Di Desa Metanoia

KKN Di Desa Metanoia

kata Vina menepuk-nepuk pundak temannya yang bersiap untuk menulis. Kembali lagi buku itu pada dosen, enam baris tulisan baru dengan kalimat serupa telah tertera. Tulisan yang kemudian disadari sang pembimbing, "bukan di antara kalian, ini tulisannya terlalu berantakan, ada unsur kecemasan, kelihatan dari garis yang tidak lurus dan ukuran huruf yang berbeda-beda. Yang tulis ini pasti buru-buru," ujar sang dosen yang memberi petunjuk pada mahasiswanya.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as penulisan footnote
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Dari kejauhan, terdengar suara ketukan mesin tik pelan, lambat, lalu semakin cepat. Mendetak seperti detak jantung. Tiba-tiba, ruang kosong itu terbuka seperti buku. Lembaran-lembaran tak terlihat mulai melipat dan membentuk tangga, membawa mereka naik ke satu titik terang, tempat di mana pena perak Adrian mulai bersinar keras. Pena itu melayang sendiri, menulis di udara: “Tulisan ini harus diakhiri. Atau ia akan menulis ulang dirinya.”
1.9K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as penulisan footnote
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Bagas meski berusaha serius beberapa kali menghela napas panjang, bosan menunggu. “Ini detailnya ribet juga,” gumam Alvaro pelan. Hileon hanya mengangguk. “Iya. Tapi harus lengkap.” Saat ia menunduk lagi untuk menulis, ujung bukunya tersenggol lutut. Pulpen di jarinya terlepas, jatuh ke lantai kayu dengan bunyi kecil namun jelas Tik Pulpen itu menggelinding pendek sebelum berhenti di dekat kaki seseorang.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as penulisan footnote
Read
+Library
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Dialog internal ini panjang dan rinci, menambah kata dan memperkuat karakter tokoh utama. Aku menutup mata sejenak, merasakan udara malam menenangkan kepala dan tubuh. Setiap detik yang berlalu, refleksi diri semakin dalam. Aku menulis lagi, menambahkan flashback baru tentang keberhasilan kecil sebelumnya, dan bagaimana keberhasilan itu menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil tetap berarti.
503 viewsCompletedAdded to Library 18 Times as penulisan footnote
Read
+Library
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

kataku sambil membuka halaman kosong pada buku tulis itu menggunakan tangan kiri. "Aku akan mulai menulis ulang latar belakang masalah untuk bab satu skripsiku sekarang juga tanpa menunda waktu lagi," ucapku sambil membuka tutup pena tinta hitam milikku. Aku mulai menggoreskan ujung pena di atas permukaan kertas putih itu dengan kecepatan yang cukup konstan. Tinta hitam dari penaku membasahi kertas putih itu membentuk rentetan kalimat akademik yang terstruktur dengan rapi.
825.8K viewsOngoingAdded to Library 619 Times as penulisan footnote
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status