Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dia duduk lebih dulu, lalu mengambil proposal Jingga yang tadi tergeletak di meja. Dan seketika wajahnya berubah. “Latar belakang kamu betele-tele. Paragraf pertama sampai ketiga isinya muter-muter. Intinya di mana?” Jingga mengerjap. “Kan saya jelasin dulu fenomenanya, Prof—” “Fenomena itu bukan curahan hati.” “Lho?” “Kamu pakai kalimat opini terlalu banyak. ‘Menurut penulis’,’penulis merasa’,’penulis beranggapan’... kamu sedang menulis skripsi bukan diary.”
1063.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 1.5K veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
Mandat Langit

Mandat Langit

Orang hilang ketika mereka tidak lagi disebut. Aku menunduk lebih dalam, memaksa diriku fokus pada tulisan. Aku menyalin satu perintah, dua perintah, tiga perintah sampai tinta di ujung kuasku hampir habis. Baru kemudian suara langkah memasuki ruang utama. Langkah itu tidak tergesa, tetapi berat dengan kewibawaan. Para juru tulis langsung menunduk lebih dalam. Bahkan suara kuas pun seolah merapat, berhati-hati agar tidak menggesek terlalu keras.
389 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 8 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
Kesuksesan Istri Berdaster

Kesuksesan Istri Berdaster

Bukan dengan kejar target, karena melihat kondisinya saat ini yang hanya bisa menulis dengan waktu terbatas. "Sepertinya di KBM saja dulu," ucapnya yakin kemudian memasukkan makanan berbentuk bulat itu lagi. Setelah meletakkan sendok, jemarinya lincah menari dari satu aplikasi pindah ke aplikasi lainnya. Pertama membuka aplikasi berlambang pena, meng-klik cerita baru dan menyisipkan cover yaang telah dibuatnya semalam, setelah itu beralih ke aplikasi Notepad dan men-copy sinopsis yang dibuat dengan berbagai revisi agar menarik minat pembaca, lalu dilanjutkan dengan pengiriman bab satu sampai lima.
1011.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 270 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
Betty da Jogja

Betty da Jogja

Tentu saja bukan dengan gaya bahasa diary yang biasa ditulis oleh ABG yang sedang jatuh cinta, tapi dengan gaya esay yang tetap menyembunyikan sosok-sosok yang ada di dalamnya. “Sudah semangat lagi nulis, Nul?” Sapaan Dodo mengagetkan Menul yang sedang asik menulis. Tidak seperti biasa di mana Menul hanya menyeringai kecil saat di sapa Dodo dengan tetap membiarkan notesnya terbuka, kini Menul bergegas menutupnya. Bahkan ia bergegas memasukkan notes itu ke dalam tasnya, seperti tidak ingin ada seorang pun yang tahu isi di dalamnya.
107.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 163 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Cerita bukan hanya cerita, tapi instruksi sosial yang dibungkus fiksi. Dan di balik sistem Scriptorya, tersembunyi satu pena legendaris digital: Stylus Nullum—pena dari “dimensi nol”, yang tidak dikodekan oleh program digital, namun tidak juga berasal dari dunia analog. Ia hanya bisa muncul jika penulisnya mencapai sinkronisasi antara kehendak bebas dan kehendak sistem. Di ruang kerja yang sunyi, Danu menerima pesan misterius melalui prompt generator milik Scriptorya. Saat membuka template random prompt, muncul satu kalimat:
101.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 35 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
JODOH-JODOH DARI TUHAN

JODOH-JODOH DARI TUHAN

Tak lama kemudian dia meraih bolpoin yang ada di samping tangannya, kemudian tanpa ampun kertas putih coret-coret begitu saja. "Banyak tulisan yang salah. Ini setelah tanda titik harus spasi, setelah koma harus spasi juga. Tanda hubung gak usah dikasih spasi. Di sebagai kata depan dipisah kemudian di sebagai imbuhan digabung."
1011.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 415 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
Tunangan Direbut Paksa, Diincar Pria Buruk Rupa

Tunangan Direbut Paksa, Diincar Pria Buruk Rupa

Lutfan pun menutup makalah tersebut setelah mencoret beberapa tulisan dan memberi sedikit catatan. “Kita lanjut pertemuan selanjutnya saja. Kamu cukup revisi bagian yang saya sebut tadi dan yang sudah saya coret pakai pensil,” ujar Lutfan. Daripada skripsi anak bimbingannya kacau, Lutfan berpikir lebih baik dijeda dulu. “Baik, Pak. Saya permisi kalau begitu. Assalamualaikum.” “Waalaikumussalam.”
1013.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 424 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

] Tidak lama kemudian, secepat kilat penulis itu membalasnya dengan koreksinya lengkap. [Saat dialog selesai, tanda titik dulu baru petik. Bukan petik dulu baru titik! Perbaiki lagi, ya. Ini pengaruh saat pembaca melirik tanda baca yang salah, otomatis mereka enggan membaca kelanjutannya.] [Oh begitu ya, kirain nulis mudah. Ternyata sulit juga, ya. Pantas saja kamu mendapatkan apresiasi segitu banyaknya.] balasku melalui pesan inbox.
13.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 367 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
Antidote

Antidote

Anna menghembuskan nafas berat. Gadis itu kemudian membuka tasnya dan mengambil buku note kecil yang belum dibacanya. Dibukanya halaman tersebut dan senyum mengambang di bibirnya. Ternyata Calvin tidak menuliskan teori seperti yang dimintanya. Pria itu malah menggambar karikatur seperti sebuah komik yang bercerita sepasang pria dan wanita yang saling bertatapan dan kemudian jarak mereka semakin dekat. Digambarnya beberapa tahap dari proses mengecup hingga ketika mulut mereka saling terbuka dan bercumbu. Calvin bahkan menuliskan kata “To be continue..” dan memberi catatan kecil di bawahnya, “If you succeed in the first step, I will teach you the next step. If you need practical lesson, contac
10741 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 19 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Fiksi sejarah, katanya, tapi berdasarkan arsip asli yang Pandu temukan di Perpustakaan Nasional. Ia membaca perlahan. Di halaman ketiga, ada catatan kecil: “Bingung arah narasinya. Mungkin kamu bisa bantu susun ulang. Aku selalu mengakui, kau memang ahlinya.” Bumi menyesap kopi dingin sisa sore tadi, lalu menarik kursinya lebih dekat ke meja. Jemarinya mulai bergerak, bukan sebagai penyunting kali ini, tapi sebagai penulis. Ia menyalin ulang satu paragraf, lalu menambahkan kalimat baru, mengganti sudut pandang, merapikan urutan kejadian. Tak terasa, satu halaman baru terbentuk.
1011.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 309 veces como penulisan footnote
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status